Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 1 November 2017 | 19:15 WIB
  • Warungboto, Latar Preweeding Kahiyang Ayu yang Eksotis

  • Oleh
    • Daurina Lestari,
    • Isra Berlian
Warungboto, Latar Preweeding Kahiyang Ayu yang Eksotis
Photo :
  • Instragram @ayanggkahiyang
Foto Prewedding Kahiyang Ayu, dan Bobby Nasution

VIVA – Putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu, bersama calon suaminya Bobby Nasution baru saja merampungkan sesi foto untuk prewedding. Keduanya telah melakukan pengambilan foto dengan latar belakang Candi Borobudur hingga Pantai di Nusa Penida Bali yang diunggahnya ke dalam akun instagram pribadi Kahiyang, Rabu 1 November 2017.

Kini mereka pun kembali melakukan sesi foto prewedding kedua dengan mengambil tema nusantara. Kahiyang dan Bobby pun menggunakan baju berwarna merah dilengkapi dengan kain ulos yang diselempangkan di pundaknya masing-masing.

Kali ini mereka mengambil latar foto prewedding di Warungboto, di Yogyakarta. Lalu apa istimewanya lokasi ini hingga Kahiyang dan Bobby memilih tempat itu untuk foto prewedding?

Warungboto sendiri telah menjadi destinasi wisata populer di Yogyakarta sejak pertengahan 2016, setelah Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan renovasi situs itu. Warungboto dulu merupakan lokasi peristirahatan keluarga Keraton Yogyakarta.

Dilansir dari laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, tempat peristirahatan atau pesanggrahan ini awalnya dibangun oleh Sultan Hamengkubuwono I, yang dilanjutkan oleh Sultan Hamengkubuwono II mulai 1765 M hingga 1792 M. Fungsi utama situs ini berkaitan dengan ketenangan dan kenyamanan untuk tempat peristirahatan.

Oleh karena itu, tempat ini pun umumnya dilengkapi dengan taman, segaran, kolam, kebun, dan fasilitas untuk kepentingan religius. Selama pembangunan yang berlangsung selama 27 tahun tersebut, Sultan Hamengkubuwono II telah membangun beberapa pesanggrahan, yakni Pesanggrahan Rejawinangun, Purwareja, Pelem Sewu, dan Reja Kusuma.

Nah, latar foto putri presiden itu, merupakan dari Pesanggrahan Rejawinangun. Di dalam Pesanggrahan tersebut terdapat sumber air yang kemudian dibuat menjadi tempat peristirahatan sekaligus tempat pemandian bagi raja dan keluarganya.

 

Jikalau aku tidak bisa menemukanmu di pintu depan, haruskah aku menjemputmu di pintu belakang ? . .

A post shared by amirudin najib arfan pradana (@arfanpradana) on

Lebih lanjut, dilansir dari situs wisata Daerah Istimewa Yogyakarta, Bangunan Pesanggrahan Rejawinangun ini terbagi menjadi dua sisi yakni sisi barat dan sisi timur. Untuk bangunan di sisi barat terdiri atas bangunan inti, yang berada di dalam pagar ini terdapat ruang utama yang merupakan pusat kesakralan. Selain itu di sisi ini pun terdapat dua kolam yang berdinding bata berbentuk bundar dan segi empat.

Untuk kolam pertama yang berbentuk bulat di bagian barat ini di tengahnya terdapat sebuah sumber air. Sumber air itu pun mengalir melalui sebuah saluran terbuka yang mengarah ke kolam kedua yang berada di sebelah kolam timur dari kolam pertama.

Sedangkan untuk bangunan pesanggrahan sisi timur ini juga memiliki sebuah kolam berbentuk U. Pada salah satu sudut kolam ini pun terdapat sisa pot bunga berukuran besar yang terbuat dari bata. Pada bagian utara dan selatan bangunan ini terdapat patung manuk beri.

 

A post shared by I Putu Bayu Subagio (@putubayu_sb) on