Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 2 November 2017 | 13:22 WIB
  • Peta Ini Miliki Panduan Negara yang Tak Aman Dikunjungi

  • Oleh
    • Anisa Widiarini,
    • Bimo Aria
Peta Ini Miliki Panduan Negara yang Tak Aman Dikunjungi
Photo :
  • Louis Dore/Indy100
Peta yang dirilis oleh UK Foreign and Commonwealth Office (FCO)

VIVA – Baru-baru ini UK Foreign and Commonwealth Office (FCO) mengumumkan negara mana saja di dunia yang dianggap aman untuk dikunjungi, dan di negara mana saja para turis harus bersikap hati-hati.

Hal ini menyusul sejumlah aktivitas teror yang terjadi di beberapa negara. Seperti salah satunya yang telah terjadi di Turki pekan lalu setelah tiga pelaku bom bunuh diri membunuh 45 orang di Bandara Internasional Atatürk di Istanbul.

FCO kemudian memproduksi sebuah Peta dunia dengan diberi warna dan kode sesuai tingkat keamanan negara tersebut. Dilansir Independent.co.uk, FCO mengindikasikan warna Hijau sebagai area yang aman untuk bepergian. Sedangkan kuning sebagai area yang rawan untuk travelling di beberapa bagian negara, sedangkan warna merah dikatakan sangat rawan untuk wisatawan manapun mengunjungi tempat tersebut.

Dalam keterangannya, FCO menyebutkan bahwa negara-negara Afrika dan Asia dianggap paling berbahaya karena tingginya tingkat terorisme dan korupsi, sementara peringatan juga telah dilakukan untuk wilayah Rusia dan Amerika Selatan.

Wisatawan disarankan untuk berhati-hati saat bepergian di bagian utara Amerika Selatan, terutama Kolombia, karena wabah virus Zika, kekerasan geng, dan penyelundupan narkoba. 

Situs FCO memperingatkan bahwa secara umum, semakin jauh daerahnya, maka semakin besar potensi ancaman terhadap keselamatan.

Rusia dianggap paling aman, tapi konflik di sepanjang perbatasan dengan Ukraina dan Selatan lebih jauh berarti wisatawan harus menghindari perjalanan ke daerah-daerah tertentu.