Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 2 November 2017 | 15:31 WIB
  • Wah, Ada 'Airbnb' Khusus untuk Pelancong Muslim

  • Oleh
    • Jujuk Ernawati,
    • Isra Berlian
Wah, Ada 'Airbnb' Khusus untuk Pelancong Muslim
Photo :
  • Instagram.com/thinkfashionco
Wanita berbusana muslim

VIVA – Melakukan perjalanan wisata merupakan hal umum dilakukan oleh semua kalangan. Bagi para wisatawan yang ingin melancong keliling dunia, bisa memesan penginapan, baik rumah warga lokal, apartemen atau villa melalui Airbnb untuk mendapatkan pengalaman  berbeda.

Memilih penginapan melalui aplikasi ini pun sudah menjadi tren di kalangan para pelancong dunia. Setelah Airbnb dan Noirbnb, kini hadir situs perjalanan untuk kalangan Muslim. Muzbnb hadir untuk memenuhi kebutuhan yang lebih spesifik kepada para pelancong Muslim di dunia.

Dilansir dari laman Metro, Kamis, 2 November 2017, pelancong Muslim bisa memilih penginapan yang bebas dari alkohol maupun daging babi. Selain itu, yang dilengkapi dengan ruang salat dan perlengkapannya.

Ada juga pilihan penginapan khusus bagi wanita atau pria hingga yang dekat dengan masjid atau restoran halal. Meski dikhususkan untuk membantu turis Muslim, namun tak menutup pemesanan dari turis nonMuslim.

Beberapa rumah telah mendaftar ke Muzbnb untuk disewakan, yang terbaru adalah dua rumah di Inggris. Selain itu, ada juga penginapan di negara lain yang terdaftar, seperti Amerika Serikat, Maldives, Prancis, Bosnia, Kroasia, Singapura, Sri Lanka, India, Selandia Baru dan Mesir.

CEO Muzbnb, Hadi Shakuur mengatakan bahwa Muzbnb diciptakan untuk mendorong umat Islam merasa nyaman saat liburan keliling dunia. "Muzbnb lahir karena keinginan untuk menciptakan sesuatu yang inovatif untuk melayani komunitas kita," kata Hadi.

Selain itu, lahirnya inovasi ini tak lain karena dirinya sering mendengar cerita dari kalangan Muslim tentang diskriminasi dan kesulitan yang mereka hadapi saat berpergian ke luar negeri, khususnya negara minoritas Muslim.

"Tujuan kami sederhana, untuk memberi kemudahan selama mereka melakukan perjalanan, petualangan, dan mengembangkan komunitas global agar umat Islam merasa nyaman dan merasa diterima saat berpergian," tutur Hadi.