Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 7 November 2017 | 11:24 WIB
  • Perbedaan Travel Alert dengan Travel Warning

  • Oleh
    • Daurina Lestari,
    • Isra Berlian
Perbedaan Travel Alert dengan Travel Warning
Photo :
  • Pixabay/Pexels
Ilustrasi traveling.

VIVA – Tak sedikit negara di dunia yang mengeluarkan peringatan perjalanan travel alert bahkan travel warning. Hal tersebut menjadi hak bagi masing-masing negara untuk mengeluarkan travel warning dan menyematkan status tersebut pada negara lain demi keselamatan dan keamanan warga negaranya. 

Terkadang, hal ini berujung pada kemungkinan terburuk, yakni membatalkan perjalanan wisata Anda. Tapi, sebelum Anda harus tahu kapan waktunya Anda memutuskan membatalkan perjalanan Anda.

Dilansir dari laman Foxnews, Selasa 7 November 2017, travel alert berbeda dengan travel warning. Perbedaannya terletak pada waktu.

Menurut Departemen Luar Negeri Amerika, travel alert merupakan sebuah peringatan yang dikeluarkan dalam jangka waktu yang relatif pendek. Pemerintah akan mengeluarkan peringatan agar warga negaranya waspada saat berkunjung ke sebuah negara. Situasi "waspada" sementara, seperti wabah penyakit atau demonstrasi publik, adalah salah satu hal yang dapat menyebabkan travel alert.

Isu yang terus berlanjut, seperti perang sipil atau meningkatnya kejahatan, biasanya merupakan bagian dari travel warning. Yang mana hal tersebut, menunjukkan negara tersebut berbahaya dan tidak aman.

Ketika itu terjadi, Departemen Luar Negeri negara ingin Anda mempertimbangkan dengan sangat hati-hati apakah Anda harus pergi ke negara itu atau tidak sama sekali.

Misalnya, musim siklon tropis Pasifik Selatan baru-baru ini yang mendapat status travel warning, selain itu terkait isu Venezuela yang sedang berlangsung dengan kejahatan dan kekurangan makanan dan obat.

Meskipun informasi ini tidak boleh dianggap enteng, memahami kejadian di balik travel alert dan travel warning akan memberikan pesan kepada para pelancong untuk merencanakan jadwal perjalanan mereka. Satu hal yang perlu diingat adalah tidak setiap benua atau negara dengan travel advisory itu berbahaya. Oleh karena itu, tidak masalah kemana pun wisatawan pergi, namun Anda harus selalu memprioritaskan keselamatan Anda. (mus)