Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 14 November 2017 | 09:23 WIB
  • Keajaiban Masjid Rahmatullah, yang Kokoh Melawan Tsunami

  • Oleh
    • Daurina Lestari
Keajaiban Masjid Rahmatullah, yang Kokoh Melawan Tsunami
Photo :
  • VIVA.co.id/Daurina Lestari
Masjid Rahmatullah di Aceh Besar

VIVA – Masjid Rahmatullah mampu berdiri kokoh dari terjangan dahsyat ombak Tsunami pada 26 Desember 2004. Bagi rakyat Aceh, masjid ini menjadi saksi bisu keganasan Tsunami, sekaligus keajaiban Allah. 

Bangunan Masjid Rahmatullah, yang terletak 400 meter dari garis pantai Lampuuk Aceh Besar, masih utuh usai diterjang tsunami 13 tahun lalu. Sementara bangunan rumah-rumah di sekitarnya hancur luluhlantak dihempas gelombang air laut, hingga menewaskan sekitar 6.000 orang warga Kampung Lhoknga.

Pekan lalu, VIVA mengunjungi Masjid Rahmatullah menyaksikan keindahan dan keajaiban masjid ini. Masjid berdiri anggun dengan arsitektur megah berwarna putih dan kubah hitam. Di sebelah masjid terdapat satu ruangan museum memamerkan foto-foto dokumentasi dampak bencana tsunami di Kampung Lhoknga, yang rata dengan tanah, kecuali Masjid Rahmatullah. 

Keajaiban masjid ini telah membuat dunia kagum oleh keperkasaannya. Ketika VIVA ke sana terlihat sejumlah wisatawan Malaysia tengah melihat-lihat kemegahan Masjid Rahmatullah. 

Pantai Lampuuk

Keindahan Pantai Lampuuk, Aceh

Tak jauh dari masjid, VIVA menuju Pantai Lampuuk dan bersantai di sana sambil menikmati keindahan Laut Hindia Belanda, yang terpampang luas memesona. Pantai Lampuuk dikelilingi tebing gunung karst dan hutan cemara nan indah. 

Rahmat, warga Banda Aceh yang memandu VIVA, mengatakan, dulu sebelum tsunami di Pantai Lampuuk  berdiri banyak cottage, dan merupakan  tempat wisata khusus wisatawan asing. Bahkan orang Aceh dilarang masuk ke pantai ini. 

Namun bencana tsunami mengubah semuanya. Kini Pantai Lampuuk menjadi tempat wisata pantai warga lokal. Tak terlihat lagi wisatawan asing berjemur dengan berbikini. 

“Dulu ini wilayah bule, banyak yang berbikini karena belum berlaku Syariah Islam. Setelah tsunami diberlakukan Syariah Islam,” ujarnya.  

Pantai Lampuuk memiliki ombak laut tinggi sehingga pantas menjadi spot berselancar. Bila Anda berniat ke sini sebaiknya datang sebelum pukul 18.00, karena pada jam itu pantai ditutup. (ase)