Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 23 November 2017 | 01:16 WIB
  • Destinasi Wisata Indonesia yang Diprediksi Ngehits di 2018

  • Oleh
    • Lis Yuliawati,
    • Isra Berlian
Destinasi Wisata Indonesia yang Diprediksi Ngehits di 2018
Photo :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Keindahan Wisata Bawah Laut di Labuan Bajo

VIVA – Bagi sebagian masyarakat Indonesia, melakukan perjalanan sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Dengan melakukan travelling, masyarakat merasa terbebas dari penat akan rutinitas yang mendera. 

Kini, untuk melakukan perjalanan, masyarakat pun sudah dimudahkan dengan hadirnya platform digital yang menawarkan berbagai hotel dan tiket penerbangan murah. Belum lagi, maraknya sosial media yang memudahkan orang untuk menentukan destinasi indah yang tengah populer di kalangan masyarakat. 

Untuk ke depannya di 2018,  Chief Communication & Co-Founder Tiket.com Gaery Undarsa mengungkapkan, masyarakat masih akan mengandalkan digital media untuk merencanakan hingga terjadinya perjalanan tersebut. "Mayoritas pencarian dan pembelian melalui mobile. Ini bisa lebih dari 50 persen," katanya, saat ditemui di Jakarta, baru-baru ini. 

Masyarakat pun masih mengakses media sosial untuk menentukan pilihan destinasi liburan mereka. "Kalau mau lihat tren simple cari trending topic mana yang bagus mereka akan datangi. Contoh seperti beberapa lokasi syuting film AADC di Yogyakarta belakangan ini jadi booming. Mereka lebih ke based on interest medsos," ujarnya.

Sedangkan untuk minat destinasi, masyarakat juga tidak hanya melulu menyasar Bali. Ia melihat potensi Makassar, Medan hingga Labuan Bajo akan diminati di tahun 2018. 

Saat ini, kebanyakan wisatawan yang memesan tiket di Tiket.com memilih Bali, namun pada 2018 Medan dan Makassar diperkirakan banyak peminatnya. "Segi destinasi lihat yang tadinya cuma Denpasar,  Medan, dan Makassar pun bisa dilihat menguat. Selain itu, paling signifikan Labuan Bajo cuma infrastrukturnya masih belakangan tapi tahun depan akan bagus," ujarnya.

Dari segi hotel, menurut dia, banyak hotel dan akomodasi lainnya yang awalnya tidak berbintang akan semakin besar. Sebab,  semakin meningkat minat masyarakat untuk travelling.