Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 27 November 2017 | 10:09 WIB
  • Turis Bali Tak Perlu Panik, Disarankan Bertahan di Hotel

  • Oleh
    • Tasya Paramitha
Turis Bali Tak Perlu Panik, Disarankan Bertahan di Hotel
Photo :
  • REUTERS
Gunung Agung.

VIVA – Aktivitas Gunung Agung telah membuat pemerintah Indonesia memutuskan untuk menutup sementara Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, mulai pukul 07.15 WITA Senin, 27 November 2017 hingga pukul 07.00 WITA Selasa besok, 28 November 2017.

Keputusan tersebut diambil setelah pertimbangan seksama oleh Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI/AirNav Indonesia).

Masyarakat di Bali Selatan yang berada dalam radius 60-70 kilometer dari Gunung Agung tidak akan terkena dampak langsung dari erupsi. Zona berbahaya hanya meliputi area kecil dengan perkiraan radius 10 kilometer dari Gunung Agung.

Melalui pernyataan resmi yang diterima VIVA, Senin, 27 November 2017, Badan Pariwisata Bali juga telah melarang seluruh aktivitas turis dan trekking yang dekat dengan Gunung Agung.

Kembali diingatkan bahwa turis di Bali tidak perlu panik dan disarankan untuk tetap tinggal hotel atau penginapan mereka. Di mana pihak manajemen hotel serta seluruh agen pemerintah yang terlibat akan terus memberikan perkembangan informasi terbaru.

Sementara turis yang dijadwalkan untuk check out dari hotel pada Senin, 27 November 2017 atau Selasa besok, 28 November 2017, sebaiknya segera menghubungi pihak hotel tempat mereka menginap. Itu karena kebanyakan hotel memberikan rate komersial terbaik untuk mereka yang perlu memperpanjang waktu menginap.

Resepsionis hotel juga akan membantu turis untuk menghubungi kantor perusahaan maskapai penerbangan terkait hal ini.

Sedangkan turis di Bali yang memiliki kepentingan mendadak untuk meneruskan perjalanan, disarankan untuk memilih jalur darat menggunakan bus dan kapal feri dari Bali ke Surabaya (kira-kira 12 jam), untuk mencapai bandara terdekat. Operator hotel dan bus akan mengatur perjalanan darat itu.

Untuk mengetahui informasi baru terkait perkembangan Gunung Agung dan penerbangan dari dan ke Bali bisa mengunjungi situs resmi Kementerian Pariwisata Ri www.indonesia.travel/agung. (one)