Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 27 November 2017 | 11:16 WIB
  • Gunung Agung Meletus, Dieng Bisa Jadi Alternatif Liburan

  • Oleh
    • Daurina Lestari,
    • Isra Berlian
Gunung Agung Meletus, Dieng Bisa Jadi Alternatif Liburan
Photo :
  • ANTARA/Oky Lukmansyah
Telaga Warna di dataran tinggi Dieng.

VIVA – Hari ini pemerintah melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mengubah status Gunung Agung dari Siaga III menjadi Awas pada pagi ini. Hal tersebut membuat bandara Internasional Ngurah Rai ditutup untuk 18 jam ke depan. Hal itu berdampak terhadap rencana para wisatawan yang ingin berwisata ke Bali maupun Lombok. 

Selain Bali, ada banyak alternatif liburan. Bagi wisatawan yang memang ingin menikmati keindahan dan kekayaan alam layaknya Bali, bisa mencoba menyusuri keindahan Pegunungan Dieng di Banjarnegara dan Wonosobo, Jawa Tengah.

Di kawasan Dieng, wisatawan tak hanya dapat menikmati keindahan bentang alam pegunungan Dieng yang indah. Wisatawan juga bisa menikmati salah satu pesona alam, yang menyejukkan mata yakni keindahan Danau Telaga Warna.

Dilansir dari situs resmi Kementerian Pariwisata, Senin 27 November 2017, danau ini menjadi tujuan wisata utama di Kabupaten Wonosobo.  Kawasan ini pun disebut-sebut sebagai surga dunia. 

Bagaimana tidak, harmoni alam dengan udara bersih dan sejuk membuat suasana di Telaga Warna Dieng sangat memikat. Belum lagi airnya tampak tenang, suara burung liar berkicau dan hutan lestari yang terjaga menciptakan suasana damai yang menenangkan.

Ditambah dengan atmosfir mistik yang diciptakan oleh kabut putih yang menyelimuti daerah itu, serta pepohonan tinggi dan rindang yang mengelilingi danau, memancarkan perasaan ketenangan dan relaksasi.

Tak hanya itu saja, Danau ini berada di ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut. Danau ini memiliki warna air yang sering berubah, mulai dari hijau, kuning, ungu, bahkan warna pelangi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Perubahan warna ini pun terjadi karena kandungan sulfur yang tinggi di perairan ini, sehingga saat matahari menyentuh air, itu tercermin dalam beragam warna. Anda juga bisa melihat di sekitar pusat danau, bagian air yang tampak menggelegak, yang juga karena kandungan belerangnya yang tinggi.

Bagi Anda yang tertarik mengunjungi kawasan ini bisa berkendara sekitar tiga jam dari Yogyakarta atau menempuh jarak 25 kilometer dari Wonosobo.

Jika kalian berencana menggunakan transportasi umum dari Yogyakarta, Anda bisa naik bus dari Yogyakarta ke Magelang dan berganti bus di Wonosobo. Dari Wonosobo, naik minibus ke desa Dieng. Situs di dataran tinggi bisa ditempuh dengan berjalan kaki dari desa Dieng. Jika Anda mengemudi, parkir kendaraan tersedia di dekat lokasi utama.

Dianjurkan untuk pergi ke dataran tinggi lebih awal untuk mencapai lokasi sebelum siang hari. Karena ketinggiannya, dataran sekitar danau sering tertutup kabut menjelang siang.