Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 5 Desember 2017 | 16:35 WIB
  • Mewahnya Bermain Ice Skating di Laut

  • Oleh
    • Daurina Lestari,
    • Isra Berlian
Mewahnya Bermain Ice Skating di Laut
Photo :
  • Instragram The Jumeirah Vittaveli
Ice rink di Resor The Jumeirah Vittaveli, Maladewa

VIVA – Menikmati berseluncur es di area resor mewah di Eropa saat musim salju bukan hal yang baru bagi wisatawan. Namun bila bermain ski di tengah pantai di Pulau Maladewa yang memiliki temperatur iklim tropis merupakan hal luar biasa. 

Baru-baru ini, sebuah resor di Maladewa, di mana suhunya jarang di bawah 28 derajat celcius, telah menambahkan sebuah area ice skating. 

Dilansir dari laman, Nine Jumeirah Vittaveli, sebuah resor resor mewah yang terletak 20 menit dari ibu kota Male, menjadi hotel pertama di Maladewa yang membuat area ice skating. 

Yang unik di tempat ini adalah sebagian besar area es buatan ini diciptakan dengan membekukan lapisan air di atas dasar beton. Area ini dibuka pada Desember ini saat temperatur udara sekitar 27 derajat celcius. 

Dikembangkan oleh perusahaan Glives terkemuka asal Swiss, arena tersebut kabarnya tidak memerlukan listrik atau air untuk beroperasi, namun menggunakan pelat es buatan yang terbuat dari plastik. 

"Gelanggang es adalah ekspresi sempurna dari tujuan kami untuk selalu memukau para tamu," kata general manager hotel, Amit Majumder. 

"Kami memiliki banyak tamu yang terus kembali ke sini dan saya sering mendengar bahwa salah satu alasan mereka kembali adalah, karena mereka sangat suka dikejutkan dengan hal baru yang kami buat dan perkembangan yang terjadi setiap kali mereka datang," katanya.

Penambahan 'gelanggang es' menandai dimulainya musim liburan akhir tahun. Di sini tamu dapat merayakan Natal dengan dengan makan malam di pantai, dan pesta Tahun Baru pada tanggal 31 Desember yang menampilkan DJ , kembang api dan tarian api.

Tarif  menginap semalam, di luar periode Natal, adalah sebesar US$2.500 atau setara dengan Rp32,5 juta per malam. Tapi beberapa properti bisa mencapai harga sekitar US$30.000 atau setara Rp 390 juta per malam. (mus)