Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 6 Desember 2017 | 15:43 WIB
  • Rencanakan Libur Tahun Baru di Langit Ciletuh Palabuhanratu

  • Oleh
    • Daurina Lestari,
    • antv/tvOne
Rencanakan Libur Tahun Baru di Langit Ciletuh Palabuhanratu
Photo :
  • TvOne/Rizki Gustana/Sukabumi
Ciletuh Palabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat

VIVA – Mau ke mana liburan tahun baru? Bila Anda belum memutuskan akan liburan ke mana saat malam pergantian tahun, Sukabumi bisa menjadi pilihan.  

Pemerintah Kabupaten Sukabumi tengah mempersiapkan festival Paralayang di kawasan Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu. 

Kegiatan yang digencar-gencarkan ini akan menarik wisatawan nasional maupun mancanegara. Ini sebagai ajang promosi keberadaan taman bumi, atau geopark ke para wisatawan tersebut.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Yudi Panca Yoga, mengatakan, kegiatan ini akan digelar pada 30 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018. 

"Tema melangit di geopark menggapai UNESCO Global Geopark," kata Yudi dalam rilisnya di Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu 6 Desember 2017. 

Diutarakannya, dengan lokasi di segitiga Golden Triangle, yakni Puncak Darma, Pantai Palangpang, dan Amphitheatre Purba Penanjoan, festival tersebut sepenuhnya mendapatkan dukungan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia Kabupaten Sukabumi.

Yudi berharap pelaksanaan festival paralayang ini bisa memberikan pesan yang mendalam bagi wisatawan tentang keberadaan Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu. Para peserta dari berbagai klub pencinta paralayang yang berada di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, dan daerah lainnya.

Selain festival paralayang, acara yang direncanakan dihadiri Presiden Joko Widodo itu akan menampilkan berbagai seni budaya, pesta kembang api, dan atraksi wisata lainnya, sebagai sajian khas Budaya Ciletuh Palabauhanratu.

Di tempat terpisah, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami menambahkan, pemerintah Kabupaten Sukabumi saat ini tengah mendorong Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu untuk dapat diakui oleh UNESCO sebagai Geopark International yang diakui dunia.

Laporan: TvOne/Rizki Gustana