Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 8 Desember 2017 | 12:17 WIB
  • Empat Wisata Sejarah di Yerusalem

  • Oleh
    • Alika Noor
Empat Wisata Sejarah di Yerusalem
Photo :
  • Pixabay
Wisata sejarah di Yerusalem

VIVA – Sejak berabad-abad lalu, Yerusalem menjadi kota yang penting bagi umat Islam, Kristen, dan Yahudi. Hampir di setiap sudutnya menyimpan jejak para Nabi dan sejarah agama. Tak heran jika lantas Yerusalem diklaim sebagai tanah suci.

Selain itu, Yerusalem juga menjadi magnet pariwisata. Terlepas dari konflik kedaulatan antara Israel dan Palestina yang saat ini tengah memanas, tidak ada salahnya Anda mengintip beberapa lokasi wisata di Yerusalem sebagaimana dilansir dari laman US News, Jumat, 8 Desember berikut ini.

1. Kota Lama

Wisata sejarah di Yerusalem
Kota Lama adalah destinasi paling favorit di Yerusalem. Awalnya dibangun oleh Nabi Daud pada tahun 1004 SM. Di kalangan umat Islam, kota ini juga dikenal dengan Baitul Maqdis atau Al Quds. 

2. Tembok Ratapan

Tembok Ratapan

Tembok Ratapan atau yang juga dikenal dengan Kotel terdiri dari sususan batu yang menjulang setinggi kurang lebih 18,9 meter. Situs paling bersejarah bagi umat Yahudi mengelilingi sebuah kuil yang setiap tahunnya dikunjungi jutaan peziarah untuk beribadah membaca Kitab Suci. 

3. Bukit Zaitun

Bukit zaitun

Bukit Zaitun memiliki tinggi 2.900 kaki dan berdiri di seberang Kota Lama melintasi Lembah Kidron. Di bukit ini terdapat jejak terakhir Yesus sebelum naik ke surga, yakni Dome of the Ascension, dan Taman Getsemani yang menandai lokasi doa Yesus sebelum penyaliban. Itulah sebabnya Bukit Zaitun menjadi situs yang sangat dekat di hati umat Kristiani. Dinamakan Bukit Zaitun karena dulu terdapat hamparan perkebunan buah Zaitun, yang juga dipercaya sebagai buah surga, di bagian lerengnya.

4. Kubah Shakhrah

Kubah batu di Yerusalem

Anda mungkin sudah tak asing dengan ikon Yerusalem berupa masjid dengan kubah berwarna emas. Yap. Itulah Kubah Shakhrah. Di kalangan masyarakat Barat, situs yang terletak di kompleks Masjidil Aqsa ini dikenal dengan nama Dome of the Rock atau Kubah Batu. Visualnya yang menonjol kerap dijadikan ikon yang mewakili keseluruhan lokasi tersebut.