Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 6 Januari 2016 | 02:18 WIB
  • Palu Hakim Mencuci 'Dosa' Pembakar Hutan

  • Oleh
    • Harry Siswoyo,
    • Eka Permadi,
    • Agus Rahmat,
    • antv/tvOne,
    • Aji YK Putra (Palembang)
Palu Hakim Mencuci 'Dosa' Pembakar Hutan
Photo :
  • REUTERS/Beawiharta
Seorang pekerja memakai masker saat memadamkan api di hutan yang terbakar di desa Pulo Geronggang di Kabupaten Ogan Komering Ilir di Provinsi Sumatera Selatan di Indonesia, 11 September 2015
File Not Found

VIVA.co.id - Gugatan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terhadap PT Bumi Mekar Hijau (BMH) senilai Rp7,9 triliun kandas di Pengadilan Negeri Palembang. Pemerintah dianggap tak memiliki cukup bukti untuk menuntut kasus kebakaran hutan di lahan konsesi pada tahun 2014 tersebut.

Dalam putusannya, sidang yang dipimpin oleh hakim Parlas Nababan menilai kebakaran hutan tidaklah merusak lingkungan karena masih bisa dipulihkan dan ditumbuhi tanaman baru.

Tak cuma itu, majelis hakim juga menilai bahwa perusahaan yang menjadi pemasok bahan baku pulp bagi grup perusahaan Sinarmas APP itu juga ikut merugi akibat kebakaran lahan tersebut.

"Kehilangan keanekaragaman hayati di lahan konsesi tidak dapat dibuktikan," kata Nababan di PN Palembang, Rabu 30 Desember 2015.

Tak pelak, ketok palu hakim hari itu pun meruntuhkan tuntutan senilai Rp2,6 triliun untuk biaya pemulihan lingkungan dan denda Rp5,6 triliun atas kebakaran lahan seluas 20 ribu hektar di areal perusahaan tersebut.

Kebakaran lahan gambut

Petugas saat memadamkan api di lahan gambut yang terbakar di hutan Sumatera akhir tahun lalu/ANTARA FOTO

File Not Found