Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 25 Maret 2017 | 05:04 WIB
  • Jawara Sepeda Motor di Indonesia

  • Oleh
    • Krisna Wicaksono,
    • Yasin Fadilah
Jawara Sepeda Motor di Indonesia
Photo :
  • VIVAnewss/Herdi Muhardi
Model otomotif di atas motor Honda dalam ajang IMoS 2014.
File Not Found

VIVA.co.id – Lalu lintas Jakarta makin sesak dengan kendaraan. Tiap tahun, ada sekitar satu juta unit mobil baru yang berpindah tangan dari diler ke konsumen. Angka yang ditorehkan diler sepeda motor, bahkan jauh lebih tinggi, kurang lebih enam juta unit per tahunnya.

Kehadiran jasa transportasi berbasis aplikasi, awalnya sempat membuat penjualan motor berkurang. Hal ini terlihat, dari data yang dilansir oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).

Berdasarkan data yang diterima VIVA.co.id, penjualan motor di 2015, mencapai angka 6,48 juta unit. Namun, angka tersebut turun menjadi 5,9 juta unit pada tahun berikutnya. Pada periode tersebut, masyarakat Indonesia memang sedang menikmati tarif murah yang ditawarkan oleh penyedia jasa ojek berbasis aplikasi.

Dari jutaan unit sepeda motor yang terjual, jenis skuter matik, atau skutik masih mendominasi pasar motor di Tanah Air. Pada 2012 silam, pangsa pasar skutik di Indonesia mencapai angka 47 persen.

Namun, pada 2015, angkanya naik menjadi 75 persen. Di tahun berikutnya, pangsa pasar skutik kembali naik menjadi 79 persen. Padahal, total penjualan motor di 2016, menurun angkanya dibandingkan dengan 2015.

Saat ini, hampir semua produsen motor yang ada di Indonesia, menghadirkan varian skutik. Mulai dari produsen asal Jepang seperti Honda, Yamaha, dan Suzuki, hingga pabrikan motor asal India dan Italia, yakni TVS dan Piaggio Vespa.

Bahkan, pabrikan motor yang biasa menghadirkan jenis motor gede, atau moge juga tidak mau kalah. Ini terbukti dari hadirnya beberapa motor buatan Eropa, seperti BMW Motorrad dan Peugeot, yang dilengkapi dengan transmisi otomatis.

Skuter Peugeot

Skuter matik Peugeot (Foto: VIVA.co.id/Herdi Muhardi)

Menjamurnya skutik di Indonesia, juga mendapat sorotan dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Beberapa waktu lalu, Honda dan Yamaha dituduh melakukan bersekongkol mengatur harga skutik di Tanah Air.

Meski didera kasus, namun penjualan skutik tampaknya tidak terganggu. Dari data terbaru AISI yang diterima VIVA.co.id, 83 persen motor yang terjual pada Januari 2017, adalah jenis skutik. Angka ini naik lima persen dibandingkan bulan yang sama tahun lalu.

Selanjutnya….masa depan skuter matik

File Not Found