Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 4 April 2017 | 05:40 WIB
  • Jejak Darah di Barak Taruna

  • Oleh
    • Harry Siswoyo,
    • Daru Waskita (Yogyakarta),
    • Fajar Sodiq (Solo),
    • Dwi Royanto (Semarang),
Jejak Darah di Barak Taruna
Photo :
  • VIVA.co.id/istimewa
J Sejumlah siswa Taruna Nusantara mengangkat peti mati milik taruna Krisna Wahyu Nurachmad yang tewas terbunuh di dalam baraknya, Sabtu (1/4/2017)
File Not Found

VIVA.co.id – Jarum jam persis menunjukkan pukul 04.00 WIB, ketika Riyanto berkeliling di Barak 17 SMA Taruna Nusantara Magelang. Seperti biasa, ia memang bertugas membangunkan seluruh taruna untuk menunaikan salat subuh.

Setiap lorong kamar disambanginya hingga sejumlah taruna mulai beranjak dari kasurnya. Hingga di kamar 2B, Riyanto melihat ada seorang siswa kondisinya tertutup selimut dan sepertinya masih dalam kondisi lelap.

Petugas Pamong Graha 17 ini pun berinisiatif memeriksa. Betapa terkejutnya ia, taruna laki-laki yang diperiksanya itu sudah bersimbah darah. Sebuah luka sayatan dari benda tajam menganga di lehernya hingga sepanjang 10 sentimeter.

Dalam sekejap kepanikan melanda. Kematian mengejutkan yang baru pertama kalinya terjadi sepanjang sejarah SMA Taruna Nusantara Magelang itu pun dilaporkan ke polisi.

Hari itu menjadi kisah tragis bagi taruna Krisna Wahyu Nurachmad. Kematiannya yang mendadak di dalam barak meninggalkan parut tajam dalam sejarah SMA Taruna Nusantara.

Berikutnya, kematian menyita perhatian>>>

File Not Found