Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 28 April 2017 | 06:12 WIB
  • Efek Ahok Mungkinkah Menyebar ke Tanah Jawa?

  • Oleh
    • Harry Siswoyo,
    • Anwar Sadat,
    • Dwi Royanto (Semarang),
    • Nur Faishal (Surabaya),
    • Adi Suparman (Bandung),
Efek Ahok Mungkinkah Menyebar ke Tanah Jawa?
Photo :
  • ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
Ilustrasi-Pilkada Serentak di Indonesia
File Not Found

VIVA.co.id – Basuki Tjahaja Purnama, atau Ahok tumbang dalam pemungutan suara putaran dua Pilkada DKI 2017. Bersama pasangannya Djarot Saiful Hidayat, calon petahana ini gagal meraup suara lebih menyaingi Anies Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno.

Di luar itu, gesekan politik yang sempat melimbungkan suasana politik nasional, kini perlahan mereda. Perdebatan melelahkan di beberapa jejaring sosial mulai tiarap perlahan.

Meski begitu, terlepas klaim bahwa Pilkada DKI berjalan lancar dan tertib, namun pilkada yang melibatkan lebih dari 7,2 juta pemilih di Jakarta itu, mau tak mau harus dicap buruk.

"Jujur saja ini buruk. Isu SARA bertebaran, kata-kata kotor, dan lainnya. Ini sungguh tak mendidik," kata pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Siti Zuhro, Sabtu lalu, 15 April 2017.

Jakarta yang seharusnya menjadi contoh, diakui justru menampilkan teladan buruk. Lebih dari 7,2 juta pemilih pun ikut terdampak, termasuk juga seluruh orang Indonesia yang mengamati langsung Pilkada DKI 2017.

Euforia Kemenangan Hitung Cepat Anies-Sandi

FOTO: Euforia warga DKI Jakarta pasca pemungutan suara putaran dua Pilkada DKI 2017

Sentimen politik dan beragam ketidakbaikan itu tak mudah dihilangkan begitu saja. Karena itu, banyak yang kemudian khawatir dengan berjalannya pilkada serentak berikutnya di 2018 mendatang.

Dan, salah satu yang dicemaskan adalah mereka yang berada di tanah Jawa. Maklum, lebih dari 90 juta orang akan terlibat di pilkada serentak yang akan digelar di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Jelas ini jumlah pemilih terbesar. Setidaknya 50 persen suara pemilih dalam Pilpres terkumpul di sini. Lalu, bagaimana situasi pilkada di tanah Jawa?

Tahapan Pilkada 2018

Agustus 2017
1. Menyiapkan regulasi teknis
2. Sosialisasi
3. Menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT)

September 2017
Membentuk Badan Penyelenggara Pemilu hingga tingkat kelurahan

Oktober 2017
Pemutakhiran data Pilkada

Desember 2017
Penyerahan daftar dukungan

Januari 2018
Pendaftaran pasangan calon

Februari 2018
Penetapan pasangan calon

Maret 2017-Juni 2018
- Penetapan pasangan calon
- Kampanye
- Pengadaan logistik

27 Juni 2018
Pemungutan Suara

Berikutnya, siapa saja>>>

File Not Found