Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 14 Juni 2017 | 06:02 WIB
  • Adu Sikut Jelang Lebaran Bikin Pasar Sepeda Motor Kian Seru

  • Oleh
    • Toto Pribadi,
    • Dian Tami,
    • Yunisa Herawati
Adu Sikut Jelang Lebaran Bikin Pasar Sepeda Motor Kian Seru
Photo :
  • Ist.
Logo Honda dan Yamaha. Dua pabrikan Jepang ini dituding melakukan kartel harga skuter matik 110-125cc.
File Not Found

VIVA.co.id – Bukan rahasia lagi jika momentum musim mudik Lebaran selalu didahului dengan tradisi meningkatnya permintaan akan kendaraan, termasuk roda dua. Itu dibuktikan dengan meroketnya penjualan sepeda motor yang tercatat sepanjang bulan Mei 2017 lalu.

Data dari Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) menunjukkan, penjualan sepeda motor (domestik) di bulan Mei 2017 lalu terjual sebanyak 531.496 unit. Padahal di bulan sebelumnya (April) hanya laku terjual sebanyak 388.045 unit sepeda motor.

Dengan kata lain, penjualan sepeda motor di Indonesia di bulan kelima tahun ini naik hampir 37 persen dibanding bulan sebelumnya. Tak heran jika penjualan di bulan Mei ini menjadi yang tertinggi selama lima bulan pertama di tahun 2017.

Dan faktor utama yang membuat meroketnya angka penjualan sepeda motor menurut pihak AISI tentu momentum lebaran.

"Kenaikan penjualan sepeda motor di bulan Mei ini memang berkaitan dengan lebaran yang akan datang. Selain itu juga karena panen raya di beberapa tempat," kata Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI kepada VIVA.co.id.

Namun Sigit juga memprediksikan bahwa penjualan yang meroket pada bulan Mei tidak akan berlanjut pada bulan Juni ini. Pasalnya, penjualan kendaraan termasuk roda dua akan terganjal dengan libur lebaran dalam beberapa pekan ke depan.

Terlepas kemungkinan akan kembali melorot di bulan Juni, pencapaian pada bulan Mei lalu tetap disambut gembira pelaku industri otomotif roda dua, termasuk AISI. Terlebih, penjualan sepeda motor di caturwulan pertama 2017 lalu dianggap kurang memuaskan.

"Kita harapkan peningkatan ini dapat memacu pertumbuhan penjualan sepeda motor yang sempat mengalami penurunan di caturwulan pertama tahun ini," kata Wakil Ketua AISI, Yohan Yahya.

Maklum saja, pada tahun lalu, momentum jelang lebaran memang sempat 'terlewatkan' karena bersamaan dengan momentum tahun ajaran baru sekolah sehingga penjualan sepeda motor dipaksa 'memble'.

Meroketnya penjualan sepeda motor memanfaatkan momentum lebaran juga dibenarkan Deputy Head of Corporate Communication Astra Honda Motor (AHM), Ahmad Muhibbuddin saat dihubungi VIVA.co.id.

"Peningkatan penjualan motor pada bulan Mei karena diipengaruhi meningkatnya permintaan motor menjelang lebaran. Kami berharap motor terserap maksimal di pasar sehingga kenaikan di bulan Mei bisa berlanjut di bulan berikutnya," kata pria yang akrab disapa Muhib itu.

Selanjutnya Honda Versus Yamaha Terus Berlanjut

File Not Found