Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 6 Juli 2017 | 05:22 WIB
  • Ada Apa di Balik Wacana Pemindahan Ibu Kota Negara Lagi?

  • Oleh
    • Hardani Triyoga,
    • Lilis Khalisotussurur,
    • Fajar Ginanjar Mukti,
    • Ade Alfath,
    • Chandra G. Asmara
Ada Apa di Balik Wacana Pemindahan Ibu Kota Negara Lagi?
Photo :
  • REUTERS/Beawiharta
Ilustrasi Kota Jakarta.
File Not Found

VIVA.co.id – Wacana pemindahan Ibu Kota negara kembali muncul jadi pemberitaan. Sudah lama jadi pembahasan publik, namun pemerintah masih baru sebatas tahap kajian menentukan beberapa daerah alternatif untuk menjadi Ibu Kota Indonesia yang baru.

Terus bergulir dan jadi sorotan publik, pemerintah pun menyampaikan pandangannya. Lewat Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertahanan Nasional, Sofyan Djalil, pemerintah masih mengkaji sejumlah daerah untuk menggantikan Jakarta.

Meski sudah mengantongi daerah yang menjadi bakal calon Ibu Kota negara, tapi Sofyan enggan mengungkapkan secara jelas. Wacana pun terus berputar menjadi konsumsi publik. Kendati demikian, Ibu Kota Kalimantan Tengah, Palangkaraya, paling sering disebut akan menggantikan Jakarta. Palangkaraya pernah digaungkan pertama kali oleh Presiden RI pertama Soekarno untuk menjadi Ibu Kota.

Menurut Sofyan, pencarian daerah pengganti Jakarta masih tahap studi awal. Diakuinya, pemindahan Ibu Kota merupakan rencana jangka panjang yang perlu dipersiapkan. Kajian matang diperlukan untuk melakukan pemindahan dari Jakarta ke kota lain.

"Tapi kita sedang cari alternatif tempat di samping Palangkaraya, tempat yang paling suitable, yang paling bagus," kata Sofyan di Istana Negara, Jakarta, Selasa 4 Juli 2017.

Jika tahap awal sudah selesai, maka direncanakan tahun depan sudah ada keputusan pemerintah terkait kota pengganti Jakarta. Kebijakan ini menjadi catatan pemerintah karena menyangkut kondisi pusat pemerintahan Indonesia ke depannya.

Terkait hal ini, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, dana untuk pemindahan Ibu Kota rencananya tak akan seluruhnya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah akan melibatkan swasta untuk ikut menggarap rencana itu.

Respons Presiden Joko Widodo pun masih irit bicara terkait masalah pemindahan Ibu Kota negara ini. Presiden RI ke-7 itu berjanji akan menyampaikan sikap resmi pemerintah dalam waktu yang tepat.

“Nanti akan saya sampaikan pada waktunya. Akan saya sampaikan,” kata Jokowi, di Jakarta, Selasa, 4 Juli 2017.

Selanjutnya, Bagaimana Konsepnya?

File Not Found