Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 2 Agustus 2017 | 06:08 WIB
  • Jalan Panjang Perdamaian The Jakmania dan Bobotoh

  • Oleh
    • Zaky Al-Yamani
Jalan Panjang Perdamaian The Jakmania dan Bobotoh
Photo :
  • instagram.com/persib_official
Almarhum Bobotoh Persib, Ricko Andrean.
File Not Found

VIVA.co.id – Kabar duka menghampiri sepakbola nasional pekan lalu. Seorang Bobotoh korban pengeroyokan salah sasaran, Ricko Andrean, meninggal dunia, Kamis pagi, 27 Juli 2017. 

Riko menjadi korban amukan oknum Bobotoh pada laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta pada pekan 16 Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Sabtu 22 Juli 2017.

Peristiwa terjadi ketika pertandingan masuk istirahat babak pertama. Ricko yang tengah menyantap makanan mendengar ada keributan di tribun utara atas stadion.

Kemudian, Ricko coba mendekati lokasi tersebut. Tiba-tiba korban pengeroyokan yang diduga suporter Persija, The Jakmania, itu lari dan sembunyi di belakang tubuh Ricko.

Malang nasib Riko, dia malah terkena sasaran pengeroyokan oknum Bobotoh yang tengah emosi. Padahal, dia sudah coba menghindar dan menunjukkan KTP domisili Bandung.

Pria berusia 22 tahun ini langsung tak sadarkan diri dan dibawa rekannya ke rumah sakit AMC Cileunyi, Kabupaten Bandung. Kemudian, dia dirujuk ke Rumah Sakit Santo Yusuf, Bandung, 23 Juli 2017.

Sebelumnya, para pemain Persib dan manajemen sempat menjenguk korban. Mereka memberikan dukungan agar Ricko segera sembuh dari sakitnya.

Riko Andrean jadi korban salah sasaran oleh sesama Bobotoh.

Pentolan Viking Persib, Yana Umar langsung mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban. Dia pun berharap kekerasan dalam sepakbola tidak terulang lagi. 

"Turut berduka cita dari Viking, semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT. Jangan sampai terulang, sudahi, mau sampai kapan lagi. Ini ibarat senjata makan tuan," kata Yana.

Dengan kejadian tersebut Yana meminta perseteruan Viking dengan The Jakmania segera berakhir. Dia pun berharap pelaku pengeroyokan meminta maaf langsung ke keluarga almarhum. 

Tidak hanya kelompok suporter Persib, manajemen Persija turut berbelasungkawa dengan kabar duka ini. Ini disampaikan Direktur PT Persija Jaya Jakarta, Gede Widiade.

"Kami turut menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya. Mudah-mudahan amal ibadah almarhum diterima dan diberikan tempat terbaik di sisi-Nya," kata Gede.

Bukan cuma Persija, Jakmania juga menyampaikan duka mereka. Awalnya, Ketua Umum Jakmania, Ferry Indra Sjarief bahkan ingin menjenguk Ricko di Bandung.

"Kami kaget mendengar berita ini. Sempat ingin ke sana, menjenguk. Tapi, rupanya Tuhan punya rencana lain," terang Ferry.

 

Selanjutnya: Merajut Damai The Jakmania dan Bobotoh

File Not Found