Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 8 Agustus 2017 | 06:40 WIB
  • Model Berkaftan Pencetak Sejarah di Kontes Kecantikan

  • Oleh
    • Jujuk Ernawati,
    • Linda Hasibuan,
    • Adinda Permatasari,
    • Linda Hasibuan
Model Berkaftan Pencetak Sejarah di Kontes Kecantikan
Photo :
  • instagram.com/ms_munajama/
Muna Jama
File Not Found

VIVA.co.id – Melangkah dalam ajang kontes kecantikan dengan penampilan berbeda di salah satu sesi paling diminati, seakan tak mengikis rasa percaya diri Muna Jama. Model Muslim itu terlihat menakjubkan, di tengah parade puluhan model dalam balutan bikini seksi.

Wanita asal Forest Gate, London Timur ini tampil berbeda dan hanya satu-satunya peserta yang mengenakan gaun kaftan dalam sesi bikini di ajang Miss Universe Britania Raya 2017, beberapa waktu lalu.

Dia memilih memakai gaun panjang dengan motif cantik warna-warni dipadu dengan kalung choker, anting hoop dan wedges hitam.

Penampilannya yang tak biasa tersebut menjadi sorotan dan heboh seketika. Itu, karena sebagai kaum minoritas, dia berhasil berjalan di panggung prestisius tanpa menanggalkan 'labelnya' sebagai seorang Muslim, dengan tetap memilih memakai pakaian tertutup.

Kendati demikian, untuk bisa berada di sana dan berkompetisi dengan 39 wanita seksi berbusana minim, bukan hal mudah. Dua tahun lalu, dia memilih 'angkat koper' dari ajang tersebut, lantaran dipaksa memakai bikini, yang bertentangan dengan keyakinan yang dipeluknya.

Cetak sejarah  

Setelah dua tahun berlalu, tahun ini dia kembali ke ajang yang sama, namun dengan kepercayaan diri dan keteguhan yang lebih kuat dan keyakinan yang tak luntur. Dia kembali meyakinkan dan melobi panitia Miss Universe Britania Raya untuk bisa mengenakan pakaian tertutup dalam sesi bikini, atau baju renang.

Kali ini, usahanya berhasil. Dia mendapat restu mengenakan kaftan warna cerah tersebut dalam ajang pamer tubuh seksi. Dia berhasil mencetak sejarah di dunia kontes kecantikan dunia sebagai peserta pertama yang memakai kaftan di sesi bikini.

"Saya tidak akan memakai bikini ke pantai, jadi saya tidak akan memakainya dalam sebuah kompetisi ini demi mendapatkan poin," kata dia, seperti dilansir dari Teen Vogue, Senin, 7 Agustus 2017.  

Lebih lanjut, dalam emailnya kepada Vogue Arab, Muna menegaskan dia ingin tetap setia pada diri sendiri dan tidak melakukan apa pun di luar kehidupan normalnya. Wanita berusia 27 tahun ini menambahkan bahwa dia juga tidak ingin berpura-pura menjadi orang lain.  

Kendati berhasil memakai busana yang diinginkan, perjalanan model kelahiran Somalia-Inggris ini ternyata tak mulus. Dia sempat mengalami kejadian menegangkan sebelum malam final. Kaftan yang akan dikenakan terbakar dan membuat lubang cukup besar di bagian punggung.

Beruntung, teman sekamarnya yang juga salah satu finalis Miss Universe Britania Raya datang untuk menyelamatkan kaftan itu dan memperbaiki lubang dengan menggunakan peniti, sehingga dia bisa memakainya. "Tanpa kaftan itu, saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan," ujar Muna.  

Di sisi lain, sikap berani Muna merupakan kemenangan lain bagi wanita Muslim di industri fesyen dan kecantikan. Dia bergabung bersama dengan model berdarah Amerika-Somalia, Halima Aden, yang menjadi simbol fesyen Muslim, ketika menciptakan sejarah pada tahun lalu dengan menjadi model dengan jilbab pertama dalam kontes kecantikan Miss Minnesota. Halima juga peserta pertama dalam kontes kecantikan yang memakai burkini dalam sesi bikini.

Muna Jama

Berikutnya, banjir dukungan>>>

File Not Found