Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 28 Agustus 2017 | 05:59 WIB
  • Floyd Mayweather Jr Genapi Rekor

  • Oleh
    • Muhammad Nurhendra Saputra
Floyd Mayweather Jr Genapi Rekor
Photo :
  • REUTERS/Joe Camporeale
McGregor vs Mayweather
File Not Found

VIVA.co.id – Duel bertajuk “The Phenomenal Fight” akhirnya dimenangkan oleh Floyd Mayweather Jr. Mayweather mengalahkan Conor McGregor dalam 10 ronde, di T-Mobile Arena, Las Vegas, Minggu, 27 Agustus 2017. 

Ide mempertemukan dua petarung dari displin olahraga yang berbeda ini memang sangat menarik. Mayweather merupakan petinju dengan statistik yang luar biasa, dan belum pernah kalah. Sedangkan McGregor sendiri bintang olahraga Mixed Martial Arts (MMA). 

Duel ini juga bisa disebut petarungan yang gila. Sebab, McGregor bertarung dalam ring tinju yang memang bukan disiplin olahraganya. 

McGregor pun memerlukan adaptasi yang cukup banyak. Dan ini merupakan debut pertamanya berlaga di tinju profesional.

Sedangkan bagi Mayweather mengaku sebenarnya ia ingin pensiun. “Tapi mereka meminta pertarungan ini. Mereka ingin saya kembali bertarung dan saya kembali," ujar Mayweather. 

Apa yang sebenarnya membuat kedua orang dari beda displin olahraga ini tertarik bertemu di atas ring tinju. Kalau melihat ke belakang, sejak diwacanakan duel ini harganya memang tidak murah. 

McGregor sudah menyebutkan pertarungan ini sebagai money fight. Artinya, tujuan utama dari diselenggarakannya acara ini memang untuk mencari uang. 

Namun tentu saja sebenarnya ia tetap ingin mengalahkan Mayweather. Bahkan, McGregor sempat sesumbar bisa menjatuhkan Mayweather. 

"Saya akan membunuhmu Mayweather. Anda seharusnya merasakan MMA, pertarungan yang lebih kejam dengan segala teknik," kata Mcgregor. 

McGregor menilai, Mayweather telah melakukan kesalahan dengan mengajukan petisi kepada Komisi Atletik Nevada untuk memakai sarung tinju delapan ons. 

"Sarung tinju delapan ons, dia membuat kesalahan besar menurut saya. Saya tidak yakin dia bertahan dua ronde. Saya akan mengakhiri pertarungan secepatnya," jelas McGregor.

Dalam duel ini, Mayweather mendapatkan bayaran US$200 juta (sekitar Rp2,6 triliun) Sedangkan McGregor mendapatkan uang US$100 (sekitar Rp1,3 triliun). 

Bagi pendukung kedua petarung ini, untuk bisa menyaksikan laga secara langsung di T-Mobile arena mereka harus merogoh kocek yang dalam. Tiket termurah untuk pertarungan ini dijual secara online dengan harga US$ 1.300 (sekitar Rp 17 juta). Yang termahal bisa mencapai Rp1 miliar lebih.

Duel itu disebutkan dihadiri 20.000 penonton. Jika ingin melihat di televisi dengan sistem pay per view, pemirsa harus mengeluarkan uang sebesar Rp1,3 juta.

Hasil duel ini memang seperti prediksi dari kebanyakan orang. Apalagi duel ini berada di ring tinju, di mana Mayweather memiliki rekor bagus. 

Tidak bisa disangkal, pengalaman panjang Mayweather mampu membuat McGregor tidak berdaya di atas ring. Keunggulan fisik dan strategi juga jadi senjata Mayweather.

Petarungan itu seharusnya berlangsung 12 ronde. Namun, Mayweather mampu mengakhiri dalam 10 ronde saja. 

McGregor mulai terlihat kelelahan fisik. Puncaknya terjadi pada ronde 10. Mayweather beberapa kali mendaratkan pukulan ke McGregor yang terlihat kian tidak berdaya.

Wasit tanpa ragu menghentikan laga. Dan Mayweather pun menang TKO (Technical Knock Out). Karena McGregor dianggap tidak bisa melanjutkan laga.

File Not Found