Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 5 September 2017 | 06:13 WIB
  • Kala Bom Hidrogen Korut Getarkan Bumi

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama,
    • Afra Augesti,
    • Amal Nur Ngazis
Kala Bom Hidrogen Korut Getarkan Bumi
Photo :
  • USGS
Lokasi gempa besar 6,3 SR di Korea Utara.
File Not Found

VIVA.co.id – Semenanjung Korea, Minggu, 3 September 2017, ‘bergetar’. Suasana tenang tiba-tiba menjadi gaduh. China, Jepang, dan Korea Selatan dikejutkan guncangan akibat gempa bumi.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (United States Geological Survey/USGS) melaporkan bahwa gempa berkekuatan 6,3 Skala Richter.

Terkuak bahwa gempa bumi diakibatkan oleh tingkah Korea Utara yang baru saja melakukan uji coba bom hidrogen di bawah tanah di wilayah Punggye-ri, yang merupakan daerah pegunungan terpencil.

Uji coba bom ini merupakan yang keenam, dan diklaim bisa dimuat ke rudal balistik antarbenua. Padahal, belum lama ini, negeri paling tertutup di dunia itu baru saja meluncurkan rudal balistik yang melewati langit Jepang.

Banyak pengamat teknologi militer mengatakan bahwa kekuatan bom hidrogen yang diuji coba ini lima sampai enam kali lebih kuat daripada uji coba 10 kiloton bom yang dilakukan Korea Utara setahun yang lalu.

Bom hidrogen atau bom H atau juga dikenal sebagai termonuklir, adalah senjata pemusnah massal yang jauh lebih kuat dari bom atom.

Sebegitu menakutkankah? Relawan bencana, Ma'rufin Sudibyo, mengatakan, dia bisa memperkirakan kekuatan energi ledak nuklir (yield) yang dilakukan Pyongyang.

“Tentu bisa. Ada hubungan antara magnitude getaran produk ledakan nuklir bawah tanah dengan yield. Hubungan tersebut sangat dipengaruhi oleh karakter bebatuan di lokasi uji coba serta kedalaman titik ledakan,” kata Ma’rufin, seperti dikutip VIVA.co.id dari akun Facebooknya, Senin, 4 September 2017.

Selanjutnya, Seberapa Dahsyat

File Not Found