Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 30 September 2017 | 06:00 WIB
  • Mengenal Doula, Layanan Unik yang Diburu Ibu Hamil

  • Oleh
    • Anisa Widiarini,
    • Diza Liane Sahputri
Mengenal Doula, Layanan Unik yang Diburu Ibu Hamil
Photo :
  • Pixabay/Pexels
Ilustrasi ibu hamil.
File Not Found

VIVA.co.id – Sebuah surat ungkapan cinta dan ucapan terima kasih, terlihat memenuhi sebuah akun instagram. Ungkapan tersebut, diunggah berselingan dengan foto-foto yang menggambarkan proses persalinan. 

Salah satu foto yang menggambarkan kelahiran seorang bayi mungil, juga sukses menarik 'jempol' para warganet. Begitu pula, foto seorang ibu yang menjalani proses kelahiran bayinya pun tak luput dihujani komentar yang bernada ‘semangat’, berbentuk doa, dan ungkapan-ungkapan positif.

Sungguh menyenangkan menelusuri instagram @jamilatus.sadiyah, Mila pemiliknya adalah seorang doula. 

Nama doula mungkin terdengar asing bagi sebagian orang. Namun, bagi ibu-ibu yang sedang mempersiapkan persalinan, nama doula justru menjadi buah bibir. 

Doula adalah sebutan untuk pendamping persalinan non medis. Itu artinya doula bukanlah dokter, bidan, atau tenaga medis lainnya. Bisa dibilang, doula adalah penyedia jasa yang bertugas untuk untuk mendampingi dan melayani ibu hamil selama masa persalinan.

Terdengar aneh memang, pendamping persalinan yang selama ini seharusnya dilakukan oleh suami, atau orang terdekat lain (misalnya orangtua) sekarang, justru dilakukan oleh orang lain yang mungkin belum pernah kita kenal sebelumnya.

Namun, jangan keburu mengerutkan dahi, tidak seperti yang dibayangkan, meskipun terkesan sepele, ternyata doula bermanfaat dan banyak membantu ibu hamil untuk melancarkan proses persalinan.

Untuk mengenal lebih jauh tentang profesi doula, VIVA.co.id menghubungi Mila, seorang doula profesional. Menurutnya, doula memiliki peran yang sangat penting, karena mendukung segala hal yang terkait dengan persalinan. Karena pada saat melahirkan, wanita memiliki kebutuhan yang kompleks, termasuk kebutuhan secara psikologis yang terkadang tidak bisa dipenuhi oleh pasangan.

Selain itu, fokus doula tidak hanya pada ibu dan bayi semata, tetapi ayah dan keluarganya juga di-support secara moril. Menurutnya, dalam proses persalinan, ayah tidak kalah pentingnya dan tak kalah paniknya dengan ibu yang akan melahirkan. 

“Bagaimana orang yang juga panik, terus disuruh support istrinya yang juga panik. Untuk itu, dibutuhkan doula untuk membantu proses ini," ujarnya.

Di lain sisi, seorang perempuan akan merasa nyaman, saat didampingi oleh perempuan lain. Dalam masyarakat tradisional, peran ini bisa dilakukan oleh keluarga, atau teman.

 

Selamat datang mas, sekali lagi selamat yah mbak @laudiput aku tau usaha mbak yg setiap hari juga yoga dirumah, dan semangat affirmasi positif. Alhamdulillah Allah mudahkan ???? Happy breastfeeding #Repost @laudiput (@get_repost) ??? Jam 08:50 kepala udah keliatan mau keluar, mama dan suami makin panik telpon bidan. Disuruh atur nafas tapi tetep aja pengennya ngejan. Dan akhirnya 08:55 dengan 2x mengejan mas bayi meluncur di tangan neneknya dan langsung dibungkus handuk biar hangat. Neneknya sampe gemeteran pegang mas bayi yg merah banget dan mungil. Terimakasih nenek siaga udah jadi bidannya mas bayi ??Dan Ayahnya sampai berlinangan air mata (baru kali ini liat suami nangis loh). Setelah itu ayah langsung semangat banget buat adzan di telinganya mas bayi. 08:57 bidan asisten datang naik ojeg dari depok bayangkaaaan! hahaha dan disusul dengan 3 bidan lainnya. Langsung IMD selama 2 jam dan jahit menjahit, dapet 1 jahitan karna salah posisi mengejan, padahal sudah coba perenium massage biar ga ada sobekan di jalan lahir. Mungkin karna salah posisi mengejannya. Setelahnya timbang dan ukur badan mas bayi lalu pake baju. siangnya para kakek, nenek, om, dan tante dateng semua untuk lihat mas bayi. Alhamdulillah ga nyangka prosesnya bisa selancar itu 7 jam dari kontraksi ke pembukaan lengkap. Lahir di usia kandungan 39 minggu kurang 1 hari. Dan ASI langsung mengalir. awalnya memang mau melahirkan di RS dan birth plan sudah diterima dokternya juga, tapi masih galau karna ketakutan melahirkan di RS, takut masuk ruang bersalin yang kanan kirinya ibu melahirkan yg teriak2 dan takut perenium di gunting. Alhamdulillah Allah kasih proses kehamilan yang menyenangkan ga pake drama mual2 lebay, pegal linu, dan emosi meledak2, proses melahirkan yang cepat dan lancar, serta ASI yang mengalir deras. Memberdayakan diri selama masa kehamilan memang penting dan perlu banget karna kata @bidankita "knowledge is power" memang bener banget! terimakasih untuk yang sudah membantu, berbagi ilmu2nya, dan selalu menyemangati untuk tetap berpikir positif. Bersyukur banget bisa dipertemukan orang2 yang mendukung persalinan gentle, tanpa intervensi dan minim trauma. ??????

A post shared by Jamilatus Sa'diyah (@jamilatus.sadiyah) on

Selanjutnya, bukan tren baru>>>

File Not Found