Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 17 November 2017 | 05:56 WIB
  • Kontroversi Wacana Penyederhanaan Golongan Pelanggan Listrik

  • Oleh
    • Raden Jihad Akbar,
    • Fajar Ginanjar Mukti,
    • Bayu Nugraha,
    • Fikri Halim
Kontroversi Wacana Penyederhanaan Golongan Pelanggan Listrik
Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa
Penghapusan Daya Listrik
File Not Found

VIVA – Di penghujung tahun ini pemerintah bersama PT PLN menyiapkan kado istimewa untuk masyarakat. Jika kajian yang dilakukan disepakati, mulai tahun depan pelanggan listrik non subsidi dapat menggunakan listrik berdaya besar di rumahnya. 

Bagaimana tidak, Kementerian ESDM dan PLN berencana menyederhanakan golongan pelanggan listrik. Pelanggan dengan daya 1.300 VA, 2.200 VA, 3.300 VA, dan 4.400 VA akan diseragamkan menjadi 5.500 VA. 

Sementara itu, pengguna 5.500 VA ke atas akan diseragamkan menjadi 13.500 VA. Dan di atas itu masuk pelanggan dengan daya yang tidak dibatasi atau loss stroom. Sedangkan, untuk golongan 450 VA dan 900 VA tidak ikut diseragamkan.

Kementerian ESDM mengklaim, penyederhanaan golongan listrik dilakukan untuk mendorong produksi, khususnya usaha kecil menengah. Penggunaan listrik pun didorong jangan hanya untuk konsumsi rumah tangga saja yang bersifat konsumtif, melainkan dapat mendorong produksi bisnis dari rumah.

"Apalagi sekarang kan di era Internet untuk segalanya, bisa untuk bisnis dari rumah," ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Andy Noorsaman Sommeng, di Jakarta awal pekan ini. 

Baca juga: Penyeragaman Daya Listrik Bertentangan dengan Efisiensi Energi

Sementara itu Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan, dengan kebijakan itu masyarakat bisa lebih leluasa dalam menggunakan listrik untuk kegiatan sehari-hari. Sehingga aktivitasnya tidak terganggu. 

Selain itu menurutnya di sisi PLN, sistem manajemen pelayanan yang dilakukan menjadi tak serumit sebelumnya. Hal itu pada akhirnya diklaim menguntungkan masyarakat. 

"Itu kan (prnyederhanaan golongan) memudahkan, dan juga supaya orang jangan ragu-ragu dalam hal pemakaian listrik," ujarnya di Banten, Rabu 15 November lalu. 

Selanjutnya...

File Not Found