Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 22 November 2017 | 05:32 WIB
  • Senjata Anyar Korea Utara yang Membuat AS Naik Pitam

  • Oleh
    • Ezra Natalyn
Senjata Anyar Korea Utara yang Membuat AS Naik Pitam
Photo :
  • KCNA via REUTERS
Korea Utara Uji Coba Roket Pengangkut Satelit
File Not Found

VIVA – Korea Utara tengah membangun kapal selam rudal balistik. Alutsista mutakhir yang mampu menggentarkan banyak negara dengan kekuatan militer besar di dunia. Ambisi Kim Jong-un bukan isapan jempol.  Korut makin jadi ancaman menakutkan.

Meski Korut tak mau transparan soal kekuatan militer dan senjatanya,  tak sulit memprediksi kekuatan alat utama sistem persenjataan atau alutsista negara yang dipimpin Kim Jong-un tersebut. Apalagi pada tahun ini, berkali-kali negara itu menguji coba rudal balistik antarbenua (ICBM). Pada puncaknya, ICBM Hwasong-14 sengaja diujicobakan pada 4 Juli 2017, bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat. Rudal
antarbenua itu, jangkauannya bisa mencapai Guam, salah satu daratan Amerika Serikat.

Kim Jong-un saat itu dengan nada mengejek mengatakan bahwa rudal itu memang akan menjadi “kado” untuk Yankees, sebutan yang merujuk pada AS.

Pekan ini, Korut kembali jadi perhatian tatkala gambar citra satelit menangkap aktivitas pembangunan kapal selam di pelabuhan Sinpo di Pantai Timur wilayahnya. Yang menjadi soal bukan terletak pada kapal selam itu.
Korut sendiri diduga setidaknya sudah memiliki setidaknya 70 kapal selam taktikal.

Yang mengejutkan, kapal selam yang tengah dibangun ini akan dilengkapi dengan kemampuan peluncur rudal balistik jangkauan jarak jauh sebagaimana dilansir laman BBC, Senin 20 November 2017.
 
Artinya, setelah Korut berhasil memiliki rudal balistik antarbenua yang bisa ditembakkan via daratan, maka negara itu juga akan segera memiliki senjata yang sama namun bisa ditembakkan dari kedalaman laut.

Situs 38 North yang memiliki gambar citra satelit proses pembangunan itu memperlihatkan badan kapal selam yang sudah semakin lengkap. Selain itu, aktivitas crane dalam proses membangun senjata canggih itu juga cukup sibuk.

Para pakar senjata cukup terkejut dengan pesatnya perkembangan senjata Korea Utara meski selama ini diakui bahwa Kim Jong-un memang gamblang soal ambisinya menjadi negara terkuat dalam hal militer dan senjata. Korut jelas ingin menyaingi Amerika Serikat, negara yang memiliki kekuatan senjata terkuat di dunia selain Rusia, China dan sejumlah negara Eropa.

Pakar Mark Fitzpatrick mengatakan, kapal selam dengan senjata rudal balistik akan menaikkan posisi tawar Korea Utara. Apalagi negara tersebut tengah ditekan sana-sini dalam hal pengembangan nuklir. Korut juga belakangan geram dan harus mengakui ekonominya terpuruk lantaran mendapatkan sanksi PBB yang membuat sejumlah negara mitra dagangnya memutuskan hubungan.

Selanjutnya...

File Not Found