Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 16 Juli 2017 | 10:50 WIB
  • Terhipnotis Magis Spinner

  • Oleh
    • Jujuk Ernawati,
    • Foe Peace Simbolon,
    • Danar Dono,
    • Rifki Arsilan,
    • Fajar Ginanjar Mukti,
    • Rintan Puspitasari,
    • Ade Alfath,
    • Adinda Permatasari
Terhipnotis Magis Spinner
Photo :
  • VIVA.co.id/Dhana Kencana
Seorang wanita sedang memainkan finger spinner di Jakarta.

VIVA.co.id – Bentuknya mungil dengan tiga baling-baling yang bisa berputar. Ini mainan ketangkasan tangan, pakai ujung jari telunjuk dan jempol menekan bagian poros. Jari lain membantu memutar baling-baling hingga muncul gerakan cepat seperti kipas angin yang berputar.

Sederhana tapi sensasinya luar biasa. Kecepatan berputarnya menciptakan warna menarik dari desain mainan itu. Kelihaian jari dan keseimbangan menjaga mainan tetap di jari serta beberapa kreativitas memainkannya memberi pengalaman inderawi bagi pemainnya.

Mainan ini lagi nge-tren di banyak tempat, juga di mancanegara. Fidget spinner namanya. Jika dialihbahasakan, fidget berarti gelisah atau cemas dan spinner memiliki arti pemutar, sehingga bisa diartikan bahwa fidget spinner adalah alat yang bisa berputar untuk mengusir rasa cemas.  

Mainan milenial ini memiliki banyak penggemar di seluruh dunia. Menurut Huffington Post, fidget spinner bahkan menjadi barang bawaan standar siswa-siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah di seluruh Amerika Serikat. Namun, orang dewasa juga tak mau ketinggalan menjajal mainan yang juga sudah tersedia dalam bentuk aplikasi di android dan IOS ini.

"Akibatnya, industri mainan ini meledak dalam enam bulan terakhir dengan lebih dari 500 desain berbeda sedang dibuat," kata Max Salientes, pendiri merek Stealth Spinner dan klub fidget spinner bernama Spinner Box.

Tak hanya desain, model, bahannya pun beragam mulai plastik, alumunium hingga logam. Bahkan demam mainan ini membuat perusahaan terkemuka di dunia rela menciptakan fidget spinner dengan harga mencapai ratusan juta rupiah. Dilansir dari Mashable, perusahaan yang membuatnya bukan perusahaan mainan, melainkan perusahaan khusus perhiasan mewah asal Rusia bernama Caviar.

Dengan harga jual mencapai Rp223 juta, mainan ini sangat mewah dengan lapisan emas 100 gram. Selain itu, ada juga yang dilapisi serat karbon atau kristal swarovski. Caviar memang dikenal sebagai perusahaan yang beberapa kali membuat aksesori untuk produk-produk yang sedang heboh dan tengah menjadi sorotan di dunia. [Baca juga: Berkah Putaran Si Mungil]

Kehebohan mainan itu pun memaksa masyarakat Indonesia membuka mata dan ikut memviralkannya. Meski umur mainan ini masuk ke Tanah Air baru sekitar satu semester alias enam bulan, namun popularitasnya sudah cepat menyebar.

Orang memainkan fidget spinner kini sudah jamak ditemukan. Saat sedang antre, di kampus atau kantor, stasiun atau kereta rel listrik (KRL), pemandangan anak-anak atau orang dewasa memainkan alat kecil itu di tangannya atau media lain mulai familiar.

Seorang prajurit dari TNI Angkatan Darat (AD) bernama Risman sedang melintas di sekitar pasar Gembrong, Jakarta Timur. Dia tampak asyik memainkan fidget spinner di atas meja pedagang mainan sambil menghitung waktu putaran dengan menggunakan stopwatch di telepon selularnya.

"Saya ingin tahu yang seperti ini bisa berputar berapa lama. Anak saya punya di rumah, itu bisa berputar sampai lima menit. Kalau ada yang bisa lebih lama, saya mau belikan untuk anak saya," kata Risman kepada VIVA.co.id
 
Sayangnya, kendati sudah heboh di muka bumi dan banyak penggemarnya, asal muasal mainan tersebut hingga kini masih belum jelas. Sebelumnya disebut-sebut bahwa penemunya adalah wanita asal Florida, Amerika Serikat bernama Catherine Hettinger, namun sebuah laporan Bloomberg membantah klaim itu. [Lihat infografik: Fakta Fidget Spinner]

Menurut ahli kekayaan intelektual dari firma hukum Merchant & Gould, Jeffrey Blake, mainan hasil temuan Hettinger adalah Spinning D-stressor Finer Toy, yang sempat dipatenkan pada tahun 1997. Tapi itu berbeda dengan fidget spinner yang baru ramai satu tahun terakhir ini.

Selanjutnya...Redakan Stres