Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 15 Juli 2017 | 17:57 WIB
  • Berkah Putaran Si Mungil

  • Oleh
    • Dusep Malik,
    • Rifki Arsilan,
    • Fikri Halim,
    • Chandra G. Asmara
Berkah Putaran Si Mungil
Photo :
  • VIVA.co.id/Purna Karyanto
Sejumlah fidget spinner yang dijual di Jakarta.

VIVA.co.id – Sekumpulan orang mengelilingi meja berukuran 2 x 3 meter di pinggir Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Cipinang Besar, Jakarta Timur, Kamis 13 Juli 2017. Di atas meja itu bertumpuk berbagai jenis mainan yang kini tengah digandrungi anak-anak, fidget spinner.

Siang itu cuaca sangat terik. Suara bising kendaraan bermotor tak menghalangi keinginan mereka berburu mainan yang dapat diputar dengan poros tepat di tengahnya itu.

Di Pasar Gembrong itu, salah satu lokasi penjualan mainan terbesar di Kota Jakarta, anak-anak hingga pria dewasa berdesakan untuk satu per satu mencoba memutar mainan tersebut. Dari model biasa hingga terbaru dengan cahaya yang bisa berganti-ganti mudah ditemukan di lapak pedagang mainan itu.

“Ini yang ada lampunya, ini yang model terbaru. Ini lampunya satu, tapi bisa ganti-ganti cahaya lampunya,” kata Misrina kepada seorang perempuan yang hendak membeli fidget spinner. 

Pedagang Pasar gembrong

Salah satu toko yang menjual mainan anak-anak di Pasar Gembrong, Jakarta Timur. (VIVA.co.id/Fikri Halim)

Misrina adalah seorang gadis muda usia 18 tahun yang menjajakan fidget spinner di depan tokonya, Rizta Toys di Pasar Gembrong. Selain itu, ia menjual sejumlah mainan lainnya seperti drone di dalam tokonya.

“Iya, kan spinner ini memang lagi booming, lagi banyak yang nyari. Jadi sengaja taruh meja khusus untuk jual spinner ini di depan (bahu jalan),” kata Misrina kepada VIVA.co.id, Kamis 13 Juli 2017.

Ia menceritakan, telah berjualan di Pasar Gembrong ini jelak 16 tahun lalu. Dan baru tiga bulan ini mulai menjajakan fidget spinner karena mulai banyak dicari pembeli.

Menurut dia, mulainya musim fidget spinner telah membuat pendapatan tokonya meningkat. Terlebih booming mainan ini terjadi saat libur Lebaran, sehingga semakin meningkatkan pendapatan.

Untuk harga fidget spinner, Misrina menjualnya bermacam-macam, dari model plastik biasa dijual Rp30 ribu, dan yang ada lampunya dijual seharga Rp40 ribu hingga Rp50 ribu. Bahkan, di lapaknya juga tersedia yang berharga ratusan ribu rupiah.

"Ada fidget spinner yang harganya Rp400 ribu dengan bahan besi dan menyala," tuturnya.

Misrina mengungkapkan, dari semua model fidget spinner yang dijual hingga saat ini, model menyala dan terbuat dari besi paling laku dibeli. Tokonya pun dalam sehari bisa meraup omzet sebesar Rp8 juta hingga Rp10 juta. 

"Kalau lagi ramai bisa lebih dari itu. Kalau sekarang ini saja ya, ini kan masih siang, sudah lumayan, mendekati angka Rp5 jutaan. Kalau sampai sore nanti, mudah-mudahan bisa lebih," ujarnya.

Pedagang mainan lainnya di Pasar Gembrong itu, Rasmi (52), mengungkapkan hal senada. Dia sudah menjual fidget spinner sejak empat bulan lalu, karena booming dan sedang dicari oleh anak-anak. Ia bahkan mengisi stok mainan yang bisa diputar itu lebih banyak dari lainnya.

"Sebelum Lebaran lah (sudah jual fidget spinner). Itu memang lagi ramai-ramainya mas, sampai Lebaran seminggu itu masih ramai banget. Kalau sekarang itu anak-anak sekolahan sudah mulai masuk kali ya, jadi enggak seramai kemarin," ujarnya.

Menurut Rasmi, selama berjualan fidget spinner, dia mampu meraup omzet Rp3 juta hingga Rp5 juta per hari atau sebanyak 300 set bisa dijualnya.

Selanjutnya, Menggurita Hingga Mal