Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 9 September 2017 | 15:20 WIB
  • Terjerat Candu Hallyu

  • Oleh
    • Zahrotustianah,
    • Rintan Puspitasari,
    • Danar Dono,
    • Diza Liane Sahputri,
    • Rifki Arsilan
Terjerat Candu Hallyu
Photo :
  • VIVAnews/ Muhamad Solihin
Konser SMTown Live World Tour III in Jakarta

VIVA.co.id – Dara berlari secepat mungkin dari satu gate ke gate lainnya di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dia tidak sendiri. Ratusan lainnya juga ikut berlari. Mereka rupanya lagi memburu idola dari Negeri Ginseng, Korea Selatan.

Sekian lama menunggu, massa penggemar boyband K-pop BIGBANG itu pun mudah termakan isu. Idola mereka ada di gate ini. Eh, bukan, di gate sana. Walau bikin napas tersengal-sengal bercampur sebal dengan informasi tak jelas tersebut, tapi itu pengalaman mengasyikkan bagi Dara dan sesama penggemar.

Buktinya, kejadian lima tahun lalu itu masih dia ingat jelas.  Walau habis waktu berjam-jam untuk menunggu dan berlari ke sana ke mari, massa fans K-pop itu akhirnya puas bisa menyambut datangnya supergrup BIGBANG ke Indonesia. Sekali pun mereka cuma bisa dadah dadah atau menjerit histeris demi bisa menarik perhatian idola yang lama ditunggu. Baca juga: Sejarah K-Pop di Tanah Air 

Sejak lima tahun lalu itu, 2012, BIGBANG dan sesama bintang K-pop dari Korea sudah memukau jutaan kaum remaja, maupun mereka yang masih merasa berjiwa muda, di Tanah Air. Sudah tak terhitung berapa kali mereka datang ke Indonesia, baik untuk konser maupun sekadar menyapa penggemar seperti Dara. Baca juga: Berburu Tiket Mahal Konser K-Pop

Mereka ini bagian yang paling populer dari Gelombang Hallyu - yaitu julukan bagi invasi budaya Korea Selatan ke manca negara. Namun serbuan itu bikin banyak orang terhibur dan mau merogoh banyak uang demi menyaksikan aksi panggung para bintang K-pop. Pokoknya mereka dianggap paling keren, paling cantik, dan paling ganteng sejagat.    

Kembali ke cerita Dara. Dia mengaku, saat itu nekat ke bandara, meski tahu tak menjamin akan bertemu BIGBANG. Harap-harap cemas, dia dan sejumlah fans lain mempersiapkan segala perlengkapan tempur mereka. Poster bertuliskan pesan dibuat semenarik mungkin demi mendapat atensi dari idola. Berbuah cukup manis memang, karena Dara beruntung bisa menyambut salah satu personel BIGBANG, Daesung.

"Walau cuma Daesung doang, aku sempet lari bolak-balik ke pintu yang lainnya dari pintu yang semula kudatangi, karena ada info yang bilang dia keluar dari pintu tersebut. Dan itu orang-orang sekalinya lari kayak semut. Desek-desekan ingin yang terdepan. Makanya keamanan kadang suka kewalahan. Biasanya fans-fans itu suka ada project-project penyambutan idola mereka di bandara kan, tapi rata-rata gagal karena pas idolanya muncul, ricuh rebutan," tutur Dara saat menceritakan pengalamannya kepada VIVA.co.id.

Kehebohan fans idola Korea memang tak pernah diragukan lagi. Dari bandara hingga konser digelar, euforianya begitu membahana. Di lokasi konser, jumlah fansnya tentu berkali-kali lipat lebih banyak dari mereka yang menyambut di bandara. Area-area konser K-Pop biasanya sudah mulai dipadati sejak pagi.

Teriakan penggemar begitu menggelegar tatkala idolanya naik ke atas panggung. Dibuka dengan lagu-lagu andalan berirama cepat membuat endorfin dalam setiap tubuh fans ini meluap-luap. Mereka berpesta di antara gemerlap lampu panggung dan nyala lightstick yang dibawa. Menyanyikan lagu bersama sang idola sambil sesekali histeris memanggil-manggil namanya. Tak peduli tak didengar sang pujaan, tapi yang pasti, teriakan itu memekakkan telinga dan mereka bahagia tiada tara.

Demam K-Pop di Indonesia sebenarnya dibawa masuk oleh drama-drama yang lebih dahulu tayang di layar kaca. Sebut saja salah satunya ada Full House yang menduniakan nama Rain dan Song Hye Kyo. Soundtrack yang dianggap berhasil menyayat hati membuat banyak fans penasaran dengan para penyanyi di belakangnya. Dari sanalah, sejumlah pelantun asal negeri kimchi itu dikenal.

Di awal tahun 2000-an, fans K-Pop masih jadi kelompok penggemar marjinal yang tak banyak jumlahnya. Jika dibanding dengan negara Asia Tenggara lain, seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura, tentu saja Indonesia yang terakhir terkena invasi K-Pop ini.

Dahulu, para fans K-Pop selalu iri melihat fans negeri tetangga yang bisa bertemu langsung dengan idola. Namun sekira akhir tahun 2011, fans K-Pop di Indonesia mulai menghirup angin segar. Industri K-Pop mulai tes pasar di Indonesia. Hingga pada tahun 2012, Gelombang Hallyu kian kuat.

Konser Super Junior bertajuk Super Show 4 pada April 2012 menandai ledakan hebat demam K-Pop di Indonesia. Setelah itu, sederet artis ternama Korea berduyun-duyun gelar panggung di sini. Beberapa di antaranya ada 2PM, BIGBANG, 2NE1, SMTOWN, dan lain sebagainya. Setelah itu, Indonesia seolah telah masuk daftar negara wajib pemberhentian tur Asia mereka.

Sempat meredup dua tahun belakangan, namun siapa sangka, tahun 2017 ini Indonesia kembali dibanjiri artis Korea. Di pertengahan pertama tahun 2017, aktor dari dunia drama banyak menyapa penggemar di Indonesia. Tak mengherankan karena pecinta drama Korea di Indonesia tak bisa dianggap sebelah mata. Sejumlah drama yang sukses besar meledak di Tanah Air tahun ini antara lain Goblin, Reply 1988, Oh Oh My Venus, dan masih banyak lagi. Kesuksesan drama-drama itulah yang membawa para aktornya ke negeri ini, seperti Park Bo Gum, So Ji Sub, dan Lee Dong Wook.

Tak hanya para aktor, sederet musisi K-Pop bahkan kru produksi program TV Korea juga berbondong-bondong ke Indonesia. Sebut saja beberapa agenda Konser Korea lalu di tahun 2017 ini ada BTS dan juga CNBLUE. Belum lagi, mereka yang hadir dalam festival musik, seperti Epik High dalam We The Fest 2017, NCT 127 dalam Spotify on Stage, serta Taeyeon dan Hyoyeon SNSD untuk pembukaan Asian Games 2017.

Sementara itu, Music Bank Jakarta yang digelar 2 September 2017 kemarin dimeriahkan oleh EXO, BAP, NCT 127, BAP, GFriend, Astro, Park Bo Gum, dan Irene Red Velvet. Dilanjutkan dengan G-Dragon dalam konser solonya pada Minggu, 3 September 2017, kemudian subunit Super Junior, Donghae dan Eunhyuk dalam mini konsernya, Senin, 4 September 2017.

Serbuan artis Korea juga termasuk mereka yang datang untuk keperluan syuting program TV, seperti Law of the Jungle di Manado, Sulawesi Utara, dan Padang, Sumatera Barat. Terbaru, Lee Kwang Soo dan Jeon So Min melakukan syuting Running Man di Pantai Timang, Yogyakarta, Senin, 4 September 2017.

Mengapa konten hiburan dari Korea begitu mudah diterima di Indonesia? Apakah invasi Korea melalui K-Pop dan dramanya ini mengancam tergerusnya budaya asli Indonesia?

Selanjutnya, K-Pop dan Drama Korea.