Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 16 Mei 2017 | 17:20 WIB
  • Pesona Bintang Turki

  • Oleh
    • Irfan Laskito,
    • Shintaloka Pradita Sicca
Pesona Bintang Turki
Photo :
  • Instagram/neslihanatagul
Neslihan Atagyul

VIVA.co.id – Polah gadis cilik bernama Isabella Damla Guvenilir, di awal 2015 lalu, langsung membetot pecinta serial televisi di tanah air. Isabella memerankan tokoh utama dalam serial berjudul Elif. Ya, Elif, serial asal Turki yang di negara asalnya tayang di Kanal 7.

Kisah penderitaan bocah cilik akibat konflik perebutan harta dalam sebuah keluarga ini membuat serial televisi asal Turki tersebut duduk di daftar serial terpopuler di Indonesia. Pun di negaranya. Tak heran jika serial yang di Turki tayang sejak tahun 2014 ini diproduksi hingga 361 episode.

Kenapa Elif begitu membetot perhatian publik? Bagi penggemarnya, serial Turki, terutama Elif, dianggap lebih realistis ketimbang sinetron lokal yang cenderung melebih-lebihkan fakta yang terjadi sehingga cenderung tidak masuk akal lagi. “Sinetron lokal kebanyakan isinya mengumbar kemarahan,” kata Aris, salah satu penggemar serial Turki.

Daya tarik lain dari serial Turki adalah bintangnya yang cantik-cantik dan tampan. Tidak aneh jika serial televisi asal negeri Timur Tengah ini pun membanjiri layar-layar televisi di Indonesia, tak sebatas Elif saja. Kini pecinta serial Turki bisa menikmati pula cerita dramatis Shehrazat, Endless Love atau Tom Apart.

Serial-serial ini antara lain dibintangi Halit Ergenc, Berguzar Korel, dan Burak Ozcivit. Penasaran, ingin tahu lebih jauh tentang mereka?

Halit Ergenc

Aktor Turki ini dikenal unik dan sangat karismatik. Halit Ergenc lahir di Istanbul pada 30 April 1970. Ia merupakan  keluarga aktor Sait Ergenc. Jejak kariernya dipaparkan  oleh Beauty Around.

Sebelum ia menjadi begitu terkenal dan populer, Halit dikenal giat belajar. Usai menyelesaikan pendidikan sekolah menengah atas,  ia melanjutkan pendidikan di Universitas Teknik untuk mewujudkan cita-citanya sebagai insinyur kelautan. Kecintaaannya pada lautlah yang membuatnya memilih bidang studi itu.

Namun sayang, ia terpaksa drop out. Saat menempuh jenjang pendidikan tinggi, Halit jatuh cinta pada dunia seni. Ia keranjingan berlatih opera. Kemampuan seninya diasah di  Universitas Mimar Sinan. Ia juga sempat bekerja sebagai operator komputer.

Beberapa waktu kemudian, Halit menemukan bakat bernyanyinya. Takdir pun membawanya ke penyanyi terkenal Aisha Pekkan, Leman Sam. Bersama merekalah Halit mulai merintis karier di industri hiburan sebagai penyanyi dan penari.

Pada usia 25 tahun, Halit mulai mencoba sebagai aktor musikal, dan setahun kemudian ia mendapat  peran utama dalam filmm musikal "The King and I". Ia tidak terlalu kesulitan berakting karena mendapatkan pelajaran dasar berakting dari sang ayah.

Halit Ergenc

Halit Ergenc. Foto: Instagram/halitergenc

Salah satu film yang sukses dimainkannya adalah My Father and My Son pada 2005, menyusul  A Thousand and One Nights, dan Bitter Love.

Pada 2008 setelah bercerai dengan aktris Soysaldi Gizem, Halit menikahi salah satu aktris cantik Turki yang menjadi lawan mainnya di A Thousand and One Nights, Berguzar Korel.

Berguzar Korel

Berguzar Korel lahir pada 27 Agustus 1982 di Istanbul. Orang tuanya adalah seorang aktor terkenal, dan tak diragukan lagi memengaruhi pilihan karier Berguzar.Ketertarikannya dalam dunia seni peran, membawanya menempuh pendidikan Universitas Sinan, jurusan teater.

Saat menempuh pendidikan itu, Berguzar selalu menyempatkan diri untuk berolahraga. Ia sangat hobi berolahraga, terutama olah raga tim.

Proyek pertama Berguzar di industri hiburan Turki, yaitu serial roman televisi Broken life. Serial TV lain yang pernah ia bintangi, Zeytin Dali, dan 1001 Nights yang sukses besar.

Berguzar Korel

Berguzar Korel. Foto: Instagram/berguzarberguzar

Selama masa persiapan untuk bermain di 1001 Nights, ia meminta bantuan kepada Ailoy Algan, guru teatrikal yang dihormatinya. Memainkan peran sebagai Sehrezat di 1001 Nights, wanita berbakat ini mendapatkan Golden Butterfly Award.

Sementara proyeknya di layar perak, salah satunya adalah Valley of the Wolves: Iraq, yang sukses besar penjualannya secara box office. Di balik kesuksesan film tersebut, ada kerja keras Berguzar, karena peran Leila yang dimainkannya menuntutnya untuk banyak belajar mengucapkan ungkapan-ungkapan dalam bahasa Arab.