Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 16 Juni 2017 | 02:04 WIB
  • Rentetan Kasus Hukum yang Menyiksa Salman Khan

  • Oleh
    • Finalia Kodrati,
    • Shintaloka Pradita Sicca
Rentetan Kasus Hukum yang Menyiksa Salman Khan
Photo :
  • instagram.com/beingsalmankhan
Salman Khan

VIVA.co.id – Salman Khan adalah salah satu aktor Bollywood yang paling terkenal dan dicintai. Namun popularitasnya diwarnai sandungan beberapa kasus hukum. Informasi yang dilansir dari Bollywoodlife, terungkap bahwa kasus tersebut cukup membuat keluarganya mengalami krisis keuangan. 

Kasus tabrak lari yang menewaskan satu orang pada 2002 lalu. Kemudian, kasus perburan rusa langka, Chinkaras, dan hewan yang dilindungi. Kasus-kasus ini sendiri bergulir sudah cukup lama, sejak 20 tahun terakhir ini.

Salman mengaku tidak bersalah dalam setiap kasus dan beranggapan kasus tersebut merupakan usaha jahat untuk menjatuhkannya. Lantas selama persidangan pengadilan, ia dan keluarga merasa telah diintimidasi. 

"Semua orang memiliki masa lalu. Apakah itu membuat Anda menjadi orang jahat seumur hidup? Dalam kasus saya, ada kedengkian yang disengaja. Ketika orang mengejar Anda untuk sesuatu yang belum Anda lakukan, itu buruk. Hal berikutnya yang Anda tahu, Anda berlarian di pengadilan dan orang menilai Anda," ungkap Salman. 

Kemudian, ia mengungkapkan perjuangan untuk mendapatkan keadilan selama 20 tahun. Ia mengalami banyak masalah dalam menghadapi berbagai kasus hukum yang membelitnya.

"Kekurangan finansial pada keluarga kami karena kasusnya sangat besar. Saat saya bukan siapa-siapa, saya tidak punya apa-apa (jeda). Kemudian ketika saya menjadi seseorang, saya mendapat tuntutan Pengadilan Hakim. Ketika saya menjadi sedikit lebih besar, saya mendapat tuntutan Pengadilan Tinggi. Lalu, sekarang ketika saya berada di posisi ini, saya memiliki tuntutan Mahkamah Agung," ujarnya. 

Ketika Salman ditanya apakah ia merasa terbebas dengan mudah, aktor ini menjawabnya dan berkata, "Nah, Pengadilan Tinggi melihat mendalaminya dan mereka menemukan sebuah vonis yang mengatakan bahwa tidak ada hal semacam itu (kasus) yang pernah terjadi. Tapi bagaimana dengan 20 tahun itu? Tidak ada kompensasi untuk itu. Tidak ada sama sekali." 

Selama masa itu pun, tak sedikit yang mencibirnya tak bertanggungjawab. "Ketika saya terlihat melakukan pertunjukan komedi, atau menjalin asmara dengan wanita cantik, atau hanya tertawa, mereka berkata, 'Lihatlah anak nakal ini. Dia tidak peduli. Dia acuh tak acuh terhadap apa yang terjadi,"' kenangnya.