Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 18 Mei 2017 | 08:27 WIB
  • Solusi Mudah Dalam Mencegah Penyakit Degeneratif

  • Oleh
    • Daurina Lestari,
    • Diza Liane Sahputri
Solusi Mudah Dalam Mencegah Penyakit Degeneratif
Photo :
  • www.pixabay.com/geralt
Ilustrasi penuaan

VIVA.co.id – Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa kasus penyakit degeneratif semakin meningkat di Indonesia.  Penyakit degeneratif adalah penyakit yang mengiringi proses penuaan, menyebabkan terjadinya kerusakan atau penghacuran terhadap jaringan atau organ tubuh.

Hal ini yang membuat langkah preventif atau pencegahan harus semakin ditingkatkan. Tidak sulit melakukan langkah pencegahan ini.

Sebab, sudah banyak tempat yang bisa dikunjungi untuk mencegah terjadinya penyakit degeneratif, salah satunya KalCare. KalCare ada di beberapa pusat perbelanjaan, dan disediakan wadah untuk edukasi dan entertainment

"Tidak lagi mesti ke rumah sakit, karena sudah banyak tempat yang bisa dikunjungi untuk mencegah penyakit degeneratif melalui monitoring rutin," ujar Director-Chief Marketing Officer, Ongkie Tedjasurja, dalam peresmian KalCare di Grand Metropolitan, Bekasi, rabu 17 Mei 2017.

Menurut Ongkie, solusi mudah dalam mencegah penyakit degeneratif dimulai dari rutin monitoring kesehatan tubuh. Tiga hal yang penting yaitu cek gula darah, kolesterol, dan berat badan.

"Diabetes, hipertensi dan obesitas menjadi permasalahan di Indonesia. Padahal ketiganya bisa dicegah dengan cek gula darah, kolesterol, dan berat badan secara rutin. Selain itu, edukasi dalam bentuk seminar sebaiknya rutin diikuti oleh masyarakat urban," kata dia.

Rutin mencari edukasi melalui seminar, dituturkan Ongkie, menjadi sebuah kunci dalam mencegah penyakit degeneratif. Tidak hanya itu, konsultasi rutin dengan dokter juga dianjurkan, agar tidak salah langkah dalam melakukan sebuah aktivitas.

"Konsultasi dengan dokter tidak lagi sulit karena bisa melalui online yaitu klikdokter.com, yang memang gratis 24 jam. Kami menyediakan 15 dokter umum dan spesialis agar kebutuhan masyarakat dalam mendapatkan edukasi bisa terpenuhi," tuturnya.