Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 17 Juni 2017 | 06:04 WIB
  • Bahaya Macet Saat Mudik untuk Penderita Jantung

  • Oleh
    • Lutfi Dwi Puji Astuti,
    • Diza Liane Sahputri
Bahaya Macet Saat Mudik untuk Penderita Jantung
Photo :
  • ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Ilustrasi kendaraan pemudik.

VIVA.co.id – Menjelang hari raya Lebaran, sudah banyak persiapan untuk berkumpul dengan keluarga besar. Salah satunya, pulang kampung atau mudik. Namun, mudik yang terlalu lama di jalan, bisa berbahaya bagi penderita jantung.

Seperti berita mudik tahun lalu, yang memakan korban akibat kemacetan panjang dan berhari-hari, tentu menimbulkan kekhawatiran yang cukup besar. Terlebih, pada penderita jantung, bisa berdampak cukup fatal, jika tidak dipersiapkan dengan maksimal.

"Mudik itu bisa membuat stres, karena terlalu lama duduk di mobil. Masalah utama dari posisi duduk ini, bisa membuat aliran darah balik terganggu dan kaki bengkak. Aliran darah ini bisa menggumpal di suatu tempat dan berbahaya dalam tubuh," ujar spesialis penyakit jantung, dr. Antono Sutandar, SpJP(K)., kepada VIVA.co.id belum lama ini.

Selain itu, disarankan Antono, agar para penderita jantung bisa menahan emosinya selama di perjalanan. Sebab, emosi yang meninggi, bisa berdampak pada tekanan darahnya yang juga meninggi.

"Jangan sampai, sudah stres di jalan, ditambah dia marah-marah, kemudian camilannya tinggi garam. Sehingga, pastikan stresnya terkontrol selama dalam perjalanan," paparnya.

Antoo juga menyarankan, agar selama di perjalanan, penderita jantung tidak lupa melakukan peregangan. Hal ini berfungsi untuk melancarkan aliran darah selama di perjalanan mudik.

"Coba berhenti tiap dua jam, lakukan peregangan, agar mudik tetap nyaman. Bawa obat-obatan yang penting seperti obat pengencer darah dan obat kolesterol," kata dia. (asp)