Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 13 Juli 2016 | 14:07 WIB
  • Perpaduan Bugis dan Tionghoa di Masjid Muhammad Cheng Hoo

  • Oleh
    • Elly Herawati,
    • tunny
Perpaduan Bugis dan Tionghoa di Masjid Muhammad Cheng Hoo
Photo :
  • U-Report
Masjid Muhammad Cheng Hoo Makassar

VIVA.co.id – Jika Anda berada di perbatasan Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, Anda tak perlu khawatir untuk melaksanakan salat, sebab di perbatasan tersebut berdiri dengan kokoh sebuah masjid yang diberi nama Masjid Muhammad Ceng Hoo.

Masjid Muhammad Cheng Hoo adalah masjid yang didirikan oleh suku Tionghoa muslim yang ada di Makassar, Sulawesi Selatan. Sebagaimana namanya, Masjid Muhammad Cheng Hoo tentunya sangat kental dengan nuansa Tionghoa namun dikolaborasikan pula dengan nuansa Bugis, Makassar.

Lebaran kali ini sejumlah persiapan dilakukan oleh pengurus masjid, di antaranya dengan memasang spanduk di halaman masjid dan membersihkan sekitar area masjid. Di masjid ini dilaksanakan salat Idul Fitri yang dimulai pukul 07.00 WITA dan yang menjadi khatib dalam Idul Fitri kali ini adalah Drs Sulaiman Gosalam, yang juga merupakan Ketua Yayasan H. Muhammad Cheng Hoo Sulawesi Selatan. Sedangkan yang menjadi imam adalah Muhammad Yunus S.Q, yang juga merupakan imam tetap Masjid Muhammad Cheng Hoo.

Selain itu, untuk pengamanan, pengurus masjid memasang 12 unit CCTV yang dipasang di setiap pintu masuk masjid. Masjid ini terdiri dari dua lantai dan memiliki halaman yang luas sehingga tak heran jika daya tampung masjid ini sangat besar sehingga bisa menampung jamaah Idul Fitri di perbatasan Kota Makassar dan Kabupaten Gowa. Masjid megah ini terletak di Jalan Tun Abdul Razak. Dan jika Anda dari arah Kota Makassar, masjid ini akan Anda jumpai saat melewati Jalan Hertasing Baru. (Tulisan ini dikirim oleh Abdul Rasyid Tunny, Makassar)