Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 20 Agustus 2016 | 08:02 WIB
  • KKN 65 UMM Lakukan Penyuluhan Peternakan bagi Warga Desa

  • Oleh
    • Elly Herawati,
    • Aulia Rahma
KKN 65 UMM Lakukan Penyuluhan Peternakan bagi Warga Desa
Photo :
Penyuluhan peternakan oleh Kelompok KKN 65 UMM

VIVA.co.id – Pengabdian mahasiswa bagi masyarakat sudah seharusnya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Sebagaimana di Desa Dadapan, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, sebagian penduduk memiliki usaha yang bergerak di bidang peternakan.

Warga Desa Dadapan memiliki ternak sapi maupun kambing yang nantinya dimanfaatkan susu maupun dagingnya. Kelompok KKN 65 UMM memiliki perhatian yang cukup besar terhadap pentingnya hewan ternak bagi warga Desa Dadapan. Maka dari itu, divisi ekonomi dalam KKN 65 mengadakan penyuluhan peternakan bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat melalui Penyuluhan Peternakan” yang dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2016.

Tujuan dari penyuluhan ini yaitu agar masyarakat Desa Dadapan mampu menambah nilai guna maupun manfaat dari hewan ternak mereka. Materi yang diberikan dalam penyuluhan peternakan ini yaitu bagaimana langkah-langkah dalam menggemukkan hewan ternak. Yang mana materi ini sebelumnya merupakan hasil permintaan warga desa, setelah melakukan rapat dengan divisi ekonomi KKN 65 UMM.

Adapun pemateri dalam penyuluhan tersebut yaitu Ir. Ahmad Yani, MP., yang merupakan dosen peternakan dari UMM. Antusiasme warga terlihat sejak awal pelatihan ini akan diadakan. Dimulai dari agenda rapat, hingga kegiatan berlangsung. Penyuluhan ini diikuti oleh ibu-ibu pemilik ternak di Desa Dadapan.

“Kami berharap melalui penyuluhan ini warga dapat secara langsung memahami kiat-kiat bagaimana membesarkan atau menggemukkan hewan ternaknya dengan cara yang benar dari pakarnya langsung. Jadi, nanti mereka dapat memanfaatkan hewan ternak mereka dengan baik pula untuk keperluan ekonomis. Kami juga yakin kalau program seperti ini memberikan manfaat yang berkelanjutan karena hasil dari penyuluhan ini dapat disebarkan maupun disosialisasikan ulang ke warga lainnya.” ungkap Ghaus, sebagai ketua pelaksana program penyuluhan ini yang juga merupakan anggota divisi ekonomi KKN 65 UMM. (Tulisan ini dikirim oleh Aulia Rahma, mahasiswa UMM)