Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 22 Februari 2017 | 11:56 WIB
  • AHY dan Harapan Generasi Muda Indonesia

  • Oleh
    • Elly Herawati,
    • Ezra Halleluyah Awang
AHY dan Harapan Generasi Muda Indonesia
Photo :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar
AHY Akui kekalahan

VIVA.co.id – Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY, calon Gubernur DKI Jakarta, yang baru berusia 39 tahun telah menyampaikan pidato pengakuan kekalahannya dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta. Dalam akhir pidatonya, Agus mengajak seluruh generasi muda untuk terus berkarya bagi Bangsa Indonesia.

Sebagai calon Gubernur DKI Jakarta termuda, kita dapat menarik sejumlah pelajaran penting bagi seluruh generasi muda di tanah air. Dan bukan hanya DKI Jakarta, melainkan untuk seluruh anak muda di Indonesia. Yaitu, pertama menanggapi panggilan Bangsa. Hal ini merupakan salah satu pelajaran utama bagi masyarakat muda bahwa aktif dan maju dalam mengisi berbagai bagian dalam bidang politik merupakan sikap nasionalisme yang perlu ditingkatkan. Untuk itu, Agus Harimurti Yudhoyono dalam karier yang cemerlang mau ikut ambil bagian menjawab panggilan mengikuti kontes Pilkada DKI Jakarta dengan mengorbankan cita-cita beliau di dalam karier militer.

Kedua, berani tampil beda. Bahwa anak muda menawarkan kreativitas baru dan terobosan dalam sisi ini. Maka selama hampir lima bulan, sebagai calon gubernur, Agus sudah memberikan contoh bagaimana kampanye program dan gerilya dilakukan dengan ide-ide yang kreatif dan berbeda. Walaupun kerap menjadi sasaran ejekan dari para kompetitor.

Ketiga, pantang menyerah. Bahwa terkadang generasi muda sering menyerah ketika menghadapi tembok masalah dan hinaan dari sekelompok orang atas dasar usia muda dan sebagainya. Agus yang paling sering memperoleh pemberitaan negatif menunjukkan bahwa anak muda tidak lantas menyerah. Agus tetap berjuang hingga garis finish.

Sejarah mencatat bahwa Agus melakukan kegiatan gerilya menyapa masyarakat di seluruh pelosok Jakarta tanpa kenal lelah dan waktu dan dalam tempo yang sangat singkat. Agus menunjukkan bahwa sebagai calon yang belum pernah masuk ke dalam dunia politik, ia tetap berani maju berperang dan berani bertarung hingga titik darah penghabisan. Semangat pantang menyerah ini perlu kita apresiasi dari Agus.

Terakhir, Agus adalah harapan bagi Indonesia. Melalui ajang Pilkada DKI Jakarta 2017 yang menyita perhatian masyarakat Indonesia ini, Agus menunjukkan ada harapan bagi bangsa ini. Satu generasi muda yang mau berkata “ya” untuk rakyat. untuk menyuarakan suara rakyat dan menghormati segenap rakyat tanpa membeda-bedakan.

Melalui keikutsertaan Agus dalam rangkaian Pilkada ini, menunjukkan bahwa Indonesia tidak pernah kehilangan anak muda potensial yang menjadi harapan bagi Bangsa Indonesia. Terima kasih Agus. Sebagai anak muda, Anda telah menyalakan lilin harapan bagi Indonesia. (Tulisan ini dikirim oleh Ezra Halleluyah Awang, Advokat muda)