Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 27 Februari 2017 | 13:34 WIB
  • Banyuwangi Akan Gelar Halaqoh Ulama Rakyat

  • Oleh
    • Elly Herawati,
    • Billy Ariez
Banyuwangi Akan Gelar Halaqoh Ulama Rakyat
Photo :
  • ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf
PKB Gelar Silatnas Ulama Rakyat

VIVA.co.id – Setelah sukses digelar di dua region, Jawa Tengah di Kudus dan Jawa Timur di Jombang, gelaran Halaqoh Ulama Rakyat akan berlanjut di Banyuwangi, Senin 27 Februari 2017. Forum ilmiah ulama rakyat yang akan bertempat di Pesantren Darul Falah Sepanjang, Glenmore, Banyuwangi ini mengambil tema, “NU dan Gerakan Radikalisme Berbasis Agama di Indonesia”.

Paling tidak, ada tiga bahasan pokok yang akan didiskusikan dalam forum ini. Yakni sejarah kepeloporan dan kontribusi NU terhadap NKRI, lalu menelaah dalil-dalil, baik Alquran dan hadis yang dijadikan legitimasi atau pembenaran gerakan radikalisme berbasis agama. Serta merumuskan gerakan keagamaan dan kebangsaan dalam menangkal radikalisme berbasis agama.

Bagi partai yang berbasis kaum Nahdliyyin ini, ulama adalah tempat bertanya tentang berbagai hal. Termasuk di dalamnya adalah masalah-masalah kebangsaan. Salah satunya adalah radikalisme berbasis agama yang bibitnya seolah tiada habis. “Ide, gagasan dan pikiran para ulama yang hadir di forum Halaqoh nanti sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya juang kader PKB baik di eksekutif maupun legislatif. Utamanya untuk mencari jalan keluar dalam mengatasi radikalisme berbasis agama,” ujar Kiai Maman Imanul Haq, Ketua Desk Halaqoh Ulama DPP PKB.

Dalam rilis yang dikeluarkan panitia, forum sehari ini akan dihadiri oleh ulama dan aktivis Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBM-NU) se Kabupaten Banyuwangi yang berjumlah 100 orang. Dan akan dibuka oleh Pak Halim Iskandar, Ketua DPW PKB Jawa Timur, sebagai keynote speaker.

Ke depan, Halaqoh Ulama ini direncakan akan diselenggarakan di setiap provinsi di seluruh Indonesia. "Halaqoh Ulama di Banyuwangi menjadi starting movement (titik awal gerakan) bagi PKB untuk bersilaturahmi dan menimba ilmu kepada ulama di seluruh Indonesia,” imbuh Kiai yang juga anggota komisi VIII DPR RI ini. (Tulisan ini dikirim oleh Billy Ariez)