Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 3 Maret 2017 | 12:04 WIB
  • Bantuan Peduli Sesama di Tujuh Wilayah Tangerang

  • Oleh
    • Elly Herawati,
    • Sinta Guslia
Bantuan Peduli Sesama di Tujuh Wilayah Tangerang
Photo :
Pemberian santunan untuk warga di Tangerang. (foto u-report)

VIVA.co.id – Bagi Rumah Yatim, silaturahmi selalu mengiringi ke mana pun mereka pergi. Tak peduli jauh atau dekat, silaturahmi mereka lakukan manakala berjumpa dengan para mustahik. Dari silaturahmi lebih dalam dari sekadar interaksi biasa, karena silaturahmi menguatkan empati mereka.

Selama dua hari, Minggu (28/02) sampai Senin (01/03) mereka menggelar program Bantuan Peduli Sesama di tujuh wilayah naungan Rumah Yatim Tangerang. Para penerima manfaat sebanyak 21 kepala keluarga. Sesuai target penerima manfaat yang dilakukan serentak di setiap wilayah Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan.

“Untuk kegiatannya dijadikan dua hari dengan tema yang sama. Program ini digelar untuk membantu keluarga dan kepala keluarga yang ‘bermasalah’. Diantaranya dari segi ekonomi dan kesejahteraannya. Agenda kali ini kami fokus membantu mereka yang lansia. Karena seharusnya mereka sudah bisa menikmati masa-masa istirahat. Namun kenyataannya, tuntutan hidup mau tak mau membuat mereka terus bekerja,” ujar Manager Area Tangerang, Agus Hermawan melalui telepon.

Segmentasi mustahik lebih spesifik, yaitu lansia. Termasuk mereka yang sakit berat atau menahun. Seperti lansia yang kondisi fisiknya sudah mulai lemah, pun mereka yang hanya terbaring di dalam rumah tanpa mampu lagi mencari nafkah. “Kalau yang sudah lama sakit kan tidak kemana-mana, hanya di rumah saja. Apalagi kalau mereka tulang punggung keluarga, tapi karena kondisi fisik tak memungkinkan jadi harus istirahat,” imbuhnya.

Dari bantuan berupa uang tunai ini, Agus menyampaikan, setidaknya apa yang dilakukan tidak hanya sekadar dari bentuk dan jumlah bantuannya. Pihaknya sengaja melakukannya door to door dengan tujuan silaturahmi kepada mustahik. Banyak mustahik yang luput dari perhatian warga khususnya yang mampu, karena keadaan mereka tak terdeteksi.

Rumah Yatim mengajak warga sekitar yang lebih sejahtera untuk lebih mengasah kepekaan bagi lingkungan sekitarnya. Bahkan, dengan melihat keadaan mereka, kita bisa ikut memberikan semangat untuk yang lemah dan sakit. Biasanya para mustahik yang dipanggil, tapi kali ini Rumah Yatim yang terpanggil menemuinya.

Siapapun yang membutuhkan, Rumah Yatim menyambanginya dengan berkoordinasi bersama aparat setempat. Dalam setiap kedatangan tak lupa Rumah Yatim yang meminta doa kepada mereka. Karena yakin Allah mengasihi umatnya, siapapun yang mendoakannya. Terutama mereka yang tak berdaya.

“Tugas kami sebagai amil menyampaikan titipan para donator. Menyalurkannya sesuai amanah dan kriteria, terjun ke lapangan dan melihat mereka dari dekat. Kami memperoleh hal luar biasa yang biasa kami rasakan ketika bertemu mustahik, yaitu doa,” tutupnya. (Tulisan ini dikirim oleh Sinta Guslia)