Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 7 Maret 2017 | 14:53 WIB
  • Menuju Balikpapan yang Modern

  • Oleh
    • Elly Herawati,
    • Aulia Maharani
Menuju Balikpapan yang Modern
Photo :
  • www.balikpapan.go.id
Pemandangan Kota Balikpapan malam hari.

VIVA.co.id – Sebuah wilayah akan selalu mengalami dinamika sosial, politik, pembangunan, dan lain sebagainya. Adalah sebuah keniscayaan jika sebuah wilayah selalu mengalami perkembangan. Terbukti dunia yang kita lihat saat ini berbeda dengan dunia ketika Aristoteles dan Socrates hidup. Hal ini menandakan bahwa perkembangan sebuah wilayah adalah sebuah keniscayaan.

Seiring perkembangan sebuah wilayah, pola pikir masyarakat juga berubah drastis. Mereka yang dulu melakukan komunikasi dengan menggunakan surat kertas, sekarang bisa lebih mudah berkomunikasi dengan gadget. Hanya dalam hitungan menit pesan yang ingin kita sampaikan sudah bisa diterima baik oleh sanak keluarga atau teman.

Hal yang sama juga berlaku untuk daerah Balikpapan, tepatnya di Borneo. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Kota Balikpapan secara pelan-pelan mulai berbenah menjadi sebuah kota yang elegan dan modern. Beberapa pembangunan infrastruktur mulai digalakkan oleh pemerintah yang bekerjasama dengan pihak swasta. Salah satu contohnya adalah pembangunan Sudirman Central Business District (SCBD).

Sudirman Central Business District (SCBD) Borneo Bay City merupakan sebuah kawasan super blok pertama yang mengintegrasikan hunian, bisnis, dan perdagangan. Yang akan melengkapi berbagai infrastruktur berstandar internasional. Berangkat dari pembangunan ini,  Balikpapan pun layak dinobatkan sebagai The New Metropolitan City dengan fasilitas super lengkap.

Tentu saja ada beberapa pertimbangan kenapa Balikpapan menjadi sebuah target pembangunan yang begitu masif. Menurut hemat saya, karena secara geografis Balikpapan memiliki posisi yang strategis sebagai pintu gerbang Kalimantan Timur (Kaltim). Selain itu, dengan adanya pemerataan pembangunan seperti ini, berarti terjadi desentralisasi pembangunan.

Pembangunan tidak hanya terpusat di Jakarta, akan tetapi di beberapa wilayah Indonesia. Penyebaran pembangunan ini juga akan berdampak pada peningkatan jumlah pekerjaan. Lagi-lagi masyarakat tidak harus pergi merantau ke Jakarta untuk mengadu nasib, jika kotanya mengalami pertumbuhan yang jauh lebih matang.

Harapan saya, semoga saja pembangunan-pembangunan seperti ini terus digalakkan oleh Pemerintah dan pihak swasta. Karena jika ditinjau dari segi sosial dan ekonomi, pembangunan seperti ini memiliki dampak yang sangat positif. (Tulisan ini dikirim oleh Aulia Maharani)

 

  • Menengok Rumah Keluarga Aep yang Tak Layak Huni
    Menengok Rumah Keluarga Aep yang Tak Layak Huni
  • Bangun Karakter Siswa dengan Murojaah dan Salat Berjamaah
    Bangun Karakter Siswa dengan Murojaah dan Salat Berjamaah
  • Mahasiswa Dorong Kaum Wanita Berani Hadapi Pelecehan Verbal
    Mahasiswa Dorong Kaum Wanita Berani Hadapi Pelecehan Verbal
  • Kehidupan Pengrajin Bata Merah di Desa Transat Kalimantan
    Kehidupan Pengrajin Bata Merah di Desa Transat Kalimantan
  • Ulang Tahun ke-65, Kopassus Gelar Turnamen Voli
    Ulang Tahun ke-65, Kopassus Gelar Turnamen Voli
  • Modul Usaid Prioritas Bantu Madrasah Ini Berkembang Pesat
    Modul Usaid Prioritas Bantu Madrasah Ini Berkembang Pesat