Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 22 April 2017 | 07:24 WIB
  • Seru, Lomba Masak Nasi Jagung dan Ikan Asin

  • Oleh
    • Elly Herawati,
    • Aroz
Seru, Lomba Masak Nasi Jagung dan Ikan Asin
Photo :
Lomba masak oleh ibu-ibu dalam rangka Hari Kartini.

VIVA.co.id – Iwak peyek....iwak peyek...iwak peyek nasi jagung
Sampai tuwek....sampai nenek....RT 06 tetep disanjung

Penggalan lirik lagu yang sudah diplesetkan ini menjadi tema lomba masak oleh ibu-ibu RT 06 RW I, Kapas Madya, Kota Surabaya. Acara yang diadakan pada hari Rabu, 19 April 2017 pukul 20.00 ditempatkan di Kapas Madya 2/37, rumah salah satu juri lomba, Ibu Muharli. Lomba ini sendiri diadakan untuk memperingati Hari Kartini.

Pada peringatan kali ini, RT 06 mengadakan lomba masak dan makan kuaci biji buah labu. Dalam lomba masak yang dimotori oleh Bu Yoni sebagai penggerak PKK menjadikan nasi jagung dan ikan asin sebagai bahan dasar utama memasak. Lomba kali ini diikuti oleh tiga kelompok dasa wisma dari empat dasa wisma yang ada.

Meskipun diikuti oleh tiga kelompok dasa wisma, tapi acara lomba ini sangat meriah. “Tujuan utama pelaksanaan lomba ini adalah untuk mengenang jasa Kartini dan sebagai ajang silaturahmi serta kebersamaan antar warga di RT 06, khususnya bagi kalangan ibu-ibu," kata Ria Fitria, istri ketua RT 06, M. Firmansyah.

Dalam penilaian lomba masak, para juri antara lain Bu Harli, Bu Ana, dan Bu Asbari menerangkan bahwa pemenang lomba dinilai berdasarkan pada penampilan atau cara penyajian, rasa, dan inovasi masakan yang disajikan kepada para juri.

Setelah diadakan penilaian atas masakan yang ada, dinyatakan sebagai pemenang pertama adalah Kelompok II yang diketuai oleh Bu Warno, pemenang kedua Kelompok I dengan ketua Bu Hendra, dan pemenang ketiga Kelompok III yang diketuai oleh Bu Sadir. Sedangkan untuk pemenang lomba makan kuaci juara pertamanya adalah Bu Mu'minah, juara kedua Bu Jatmiko, dan juara ketiga Bu Jayadi.

Yang unik dalam lomba masak kali ini adalah setelah semua peserta mengumpulkan hasil masakannya dan dinilai, kemudian masakan tersebut dijadikan satu untuk dinikmati bersama-sama. "Ini bentuk kebersamaan dari kami warga RT 06," imbuh istri ketua RT. (Tulisan ini dikirim oleh Aroz, Surabaya)