Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 17 Mei 2017 | 12:36 WIB
  • Jokowi Boyong Menteri Hadiri Kongres PMII XIX

  • Oleh
    • Elly Herawati,
    • Tunny
Jokowi Boyong Menteri Hadiri Kongres PMII XIX
Photo :
Kongres PMII XIX di Palu

VIVA.co.id – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) saat ini sedang menggelar Kongres XIX di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Kongres ini dijadwalkan akan diselenggarakan dalam kurun waktu 5-6 hari ke depan. Kongres PMII yang ke XIX ini dibuka langsung oleh Persiden Joko Widodo yang sudah tiba sejak malam hari, 15 Mei 2017, dan langsung membuka Kongres PMII keesokan harinya.

Presiden Joko Widodo disambut meriah oleh warga Kota Palu dan tentunya keluarga besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Ternyata kehadiran Presiden Jokowi tak sendirian, sebab sebelumnya sudah tiba di Arena Kongres XIX PMII, Bapak Kapolri Tito Karnavian yang juga sempat memberikan kuliah umum.

Selain itu, terlihat juga sejumlah menteri kabinet kerja yaitu Eko Putro Sandjojo yang kini menjabat sebagai Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Menteri Desa PDTT). Bahkan, Eko Putro Sandjojo sempat memberikan kuliah umum di Arena Kongres PMII.

Hadir pula Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menristekdikti Muhammad Nasir, Menteri Pemuda dan Olah raga Imam Nahrawi yang juga mantan Ketua PKC PMII Jatim 1997, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri yang juga pernah menjabat sebagai  Ketua Cabang PMII Salatiga (1994-1995), serta alumni kader PMII Universitas Islam As-Syafi’iyah Jakarta (1990) Lukman Hakim Saifuddin, yang kini menjabat sebagai Menteri Agama.

Dalam acara ini terlihat juga beberapa mantan Ketua Umum PB PMII seperti Nusron Wahid dan Muhaimin Iskandar yang juga mantan menteri di era Presiden SBY. Kehadiran Presiden Joko Widodo dengan memboyong sejumlah menteri ini tentunya disambut baik oleh warga pergerakan. Hal ini diungkapakan oleh  sejumlah kader pergerakan dari cabang Ambon.

“Kehadiran presiden dan sejumlah menterinya ini menandakan jika pemerintahan Jokowi bisa diajak berdiskusi. Sehingga PMII diberi ruang untuk menyampaikan sejumlah gagasan ataupun ketidak sepemahaman terkait kebijakan-kebijakan yang ditempuh,” tutur Salasiwa. Kongres PMII yang ke XIX ini mengusung tema “Meneguhkan Konsensus Bernegara untuk Indonesia Berkeadaban”. (Tulisan ini dikirim oleh Tunny, Arena Kongres PMII XIX)