Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 26 Mei 2017 | 11:49 WIB
  • SD Muhammadiyah 10 Surabaya Ikuti Wisuda Tahfidz se-Jatim

  • Oleh
    • Elly Herawati,
    • ariswanputra
SD Muhammadiyah 10 Surabaya Ikuti Wisuda Tahfidz se-Jatim
Photo :
  • U-Report
Para wisudawan dan wisudawati beserta guru

VIVA.co.id – Untuk yang kesekian kalinya, siswa-siswi SD Muhammadiyah (SDM) 10 Surabaya mengukir prestasi setelah memenangkan kejuaraan Tapak Suci SMAMDA CUP Surabaya. Untuk event kali ini, siswa-siswinya berhasil mengikuti Wisuda Perdana Hifdzul Quran.

Acara ini diadakan di Hall Universitas Muhammadiyah Gresik pada Minggu, 21 Mei 2017. Setelah sebelumnya sebanyak 13 siswa dan siswi dinyatakan lolos mengikuti Musabaqoh Hifdzul Quran oleh Badan Tajdied Center Surabaya. Yaitu satu lembaga yang menangani tentang cara cepat baca tulis Arab.

Pada proses Tahfidzul Quran ini, pihak sekolah sebenarnya mengajukan seluruh siswa mulai dari kelas 1 sampai 6 untuk mengikuti Musabaqah Hifdzul Quran. Namun, yang bisa lolos hanya 13 siswa dan siswi dari kelas 3 sampai 6 dengan materi hafalan juz 30 dan surat Ar Rahman.

Wisuda Tahfidz merupakan sertifikasi bagi mereka yang telah menghafal Alquran, meskipun hanya juz 30. Acara yang diselenggarakan oleh Badan Tajdied Center Surabaya ini untuk tahap awal diikuti oleh 317 wisudawan dan wisudawati dari berbagai kota di Jawa Timur, termasuk di dalamnya siswa-siswi SDM 10 Surabaya.

Rasa syukur, bangga dan senang dialami oleh salah satu wali wurid ketika putranya dipanggil dan menaiki panggung untuk dinobatkan sebagai wisudawan penghafal Alquran. "Iya, saya bersyukur dan bahagia sekali memiliki anak yang sudah hafal juz 30 dan surat Ar Rahman. Saya berharap tahun depan dia bisa hafal juz 29," ujarnya.

Achmad Munhamir, S.Ag sebagai kepala sekolah mengharapkan agar pada tahun-tahun berikutnya siswa-siswi SDM 10 Surabaya lebih banyak lagi yang bisa menjadi peserta Wisuda Tahfidz. Dengan begitu, masa depan mereka bisa menjadi generasi yang Qurani. (Tulisan ini dikirim oleh Aroz, Surabaya)