Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 6 Juni 2017 | 11:57 WIB
  • Ramadan dan Sandal Jepit yang Hilang

  • Oleh
    • Elly Herawati,
    • Tunny
Ramadan dan Sandal Jepit yang Hilang
Photo :
Sandal

VIVA.co.id – Bulan suci Ramadan tentunya disambut gembira oleh umat Islam di seluruh penjuru Nusantara. Pasalnya, bulan Ramadan menjadi bulan yang mulia dimana segala aktivitas ritual keagamaan dilipat gandakan pahalanya oleh Allah SWT.

Tapi tahukah Anda, jika ada saja fenomena yang seharusnya tidak terjadi di bulan yang penuh keberkahan ini. Fenomena sandal jepit yang sering hilang ketika Anda melaksanakan salat di masjid bukan saja terjadi di bulan-bulan lain, tetapi di bulan Ramadan juga tak luput dari fenomena ini. Sandal jepit yang masih saja hilang.

Sebagian pengurus masjid di wilayah perkotaan sudah mentaktisi hal ini dengan menyediakan tempat penitipan sandal dengan memberi penomoran. Tentu saja untuk menghindari kehilangan serta tertukar dengan jamaah lain. Selain itu, fenomena sandal yang hilang di masjid sudah dianggap hal yang biasa bahkan membudaya di kalangan masyarakat kita.

Kehilangan ataupun tertukarnya sandal di masjid tentunya akan membuat Anda kebingungan. Pasalnya, dalam kehidupan beragama hak orang lain tentu dijamin penuh oleh hukum-hukum agama. Bahkan jika ada yang melanggarnya maka akibatnya adalah dosa. Mungkin saja kita patut renungi apakah dosa sudah tidak menjadi hukum yang mempunyai efek jera? Jawabannya pasti iya.

Sebab dosa hukumannya tak langsung terlihat. Sehingga terkadang kita lalai sebagai seorang hamba Allah dalam melihat sanksi ini. Padahal jelas kalau agama yang kita cintai ini telah memberitahukan bahwa bakal ada yang namanya perhitungan di hari kemudian.

Kehilangan sandal kesayangan Anda di rumah ibadah tentunya membuat Anda mengalami kegalauan. Karena entah mau dilaporkan kemana, dan tak mungkin pula persoalan ini Anda laporkan ke pihak yang berwenang. Mereka juga tak mungkin mengarahkan anggotanya untuk menjaga setiap sandal jamaah di masjid.

Sungguh terlalu naif jika hal ini dibesar-besarkan, tapi sebaliknya sungguh kacau balau juga jika hal ini dibiarkan. Sebaiknya jangan heran, karena rumah ibadah saja masih bisa kehilangan kotak amalnya, kitab suci saja masih bisa dikorupsi dananya oleh pejabat kita, apalagi hanya sebuah sandal jepit. Mari kita introspeksi diri sembari memohon segala petunjuk dari Allah SWT, zat Yang Maha Mulia dan penuh kuasa. (Tulisan ini dikirim oleh Abdul Rasyid Tunny, Makassar)