Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 8 Juni 2017 | 10:54 WIB
  • Berburu Berkah Ramadan dengan Berbagi Takjil Gratis

  • Oleh
    • Elly Herawati,
    • ariswanputra
Berburu Berkah Ramadan dengan Berbagi Takjil Gratis
Photo :
  • U-Report
Sebagian para aktivis sebelum membagikan bingkisan takjil gratis.

VIVA.co.id – Momen bulan suci Ramadan yang penuh berkah ini tidak disia-siakan oleh remaja putra dan putri yang baru saja lulus dari SMK Muhammadiyah 1 Surabaya untuk berbagi dalam rangka meraih keberkahan dari Allah SWT. Para remaja kreatif fresh graduate ini merupakan siswa dan siswi dari jurusan Multi Media (MM) yang duduk di kelas XII MM I.

Dalam kegiatan ini mereka memanfaatkan sisa uang kas kelas dengan membelikan makanan kecil untuk dijadikan takjil yang dibagikan secara gratis kepada para pengendara yang melewati Jalan Tambak Sari, Surabaya. Acara pembagian takjil gratis ini dimotori oleh Rasmiyyah Atsilah, yang merupakan salah satu siswi MM I.

“Kegiatan ini sebenarnya tidak direncanakan, spontanitas saja. Usul pun datang tanpa disengaja. Tapi ternyata dari teman-teman mengamininya, dan akhirnya berjalan dengan lancar meskipun isi bingkisan seadanya. Insyaallah bisa membantu para pengguna jalan untuk sekadar membatalkan puasanya ketika magrib tiba," ujar Rasmiyyah Atsilah.

Acara yang diadakan pada hari Selasa, 6 Juni 2017 kemarin, tepatnya pada pukul 17.00 sampai selesai ini berhasil membagikan sebanyak 500 paket bingkisan. Menurut Rasmi, kegiatan berbagi ini bertujuan untuk mempererat ukhuwah fillah dan tali silaturahmi antara alumni dan mengajarkan tentang indahnya berbagi. Dan yang paling pentingnya lagi bahwa SMK I Muhammadiyah Surabaya bisa menghasilkan anak didik yang berguna bagi agama Islam dan orang di sekitarnya.

"Alhamdulillah dapat takjil gratis, bisa untuk membatalkan puasa saya di jalan. Jadi saya tidak perlu repot-repot lagi mencari warung untuk sekadar membatalkan puasa," ungkap Budi, salah satu pengguna jalan yang menerima takjil dan sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Rungkut. (Tulisan ini dikirim oleh Aroz, Surabaya)