Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 8 Juli 2017 | 06:40 WIB
  • Germas, Bukti Masyarakat Brebes Peduli Kesehatan

  • Oleh
    • Elly Herawati,
    • yudhiprasetyo79
Germas, Bukti Masyarakat Brebes Peduli Kesehatan
Photo :
  • U-Report
Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE melepas balon sebagai tanda launching Germas.

VIVA.co.id – Peningkatan derajat kesehatan masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, tetapi perlu partisipasi nyata dari masyarakat. Sehingga diperlukan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau Germas. Agar masyarakat secara sadar menggiatkan diri dengan perilaku hidup bersih dan sehat.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti, SE saat membuka launching Germas tingkat Kabupaten Brebes di Alun-alun Brebes, Kamis, 6 Juli 2017. Hidup sehat, menurut Idza, dibangun dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar. Kebersihan diri dan lingkungan harus dijaga dengan penuh semangat. Seperti tidak membuang sampah sembarangan, tidak buang air tidak pada tempatnya, dan perilaku jorok lainnya.

“Masyarakat Brebes masih banyak yang tidak memiliki jamban keluarga. Sehingga tidak sedikit yang Buang Air Besar (BAB) sembarangan,” kata Idza. Untuk itu, Idza berharap para ibu-ibu PKK, pemuka masyarakat, dan pemuka agama untuk memberikan pengertian agar masyarakat tidak BAB sembarangan.

Dalam kesempatan tersebut, Idza meluncurkan Germas dengan meminum obat cacing filariasis (kaki gajah) dan peluncuran balon. Gerakan minum obat cacing filariasis ini untuk mencegah timbulnya penyakit kaki gajah. Di Kabupaten Brebes, ada 42 kasus penderita sakit kaki gajah yang tersebar di 14 kecamatan. Lewat Germas, diharapkan masyarakat Brebes bisa terhindar dari penyakit kaki gajah yang menular itu, dan juga terhindar dari berbagai macam penyakit lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Sri Gunadi Parwoko berharap masyarakat bisa terhindar dari berbagai macam penyakit. Sebab, orang sakit butuh anggaran besar. Baik yang dikeluarkan oleh keluarganya maupun oleh pemerintah. Untuk itu, berbagai aktivitas pencegahan perlu dilakukan, antara lain aktivitas fisik seperti jalan kaki dan olahraga yang dilakukan terus sesuai dengan kekuatan sendiri.

Ibu-ibu juga harus memberi asupan ASI eksklusif kepada anak-anak. Agar mereka terhindar dari makan-makanan instan. Makanlah sayur dan buah setiap hari. Selain itu, cek kesehatan secara rutin. Minimal mengukur tensi seminggu sekali, tidak merokok, dan menggunakan jamban sehat. (Tulisan ini dikirim oleh Yudhi Prasetyo, Brebes)