Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 13 Juli 2017 | 14:10 WIB
  • Keluarga dan Peningkatan Kemampuan Anak Berkebutuhan Khusus

  • Oleh
    • Elly Herawati,
    • Annafi Al-Muta’ali
Keluarga dan Peningkatan Kemampuan Anak Berkebutuhan Khusus
Photo :
Anak berkebutuhan khusus.

VIVA.co.id – Keluarga merupakan langkah awal dalam meningkatkan kemampuan hasil belajar pada anak berkebutuhan khusus atau ABK. Anak berkebutuhan khusus berbeda dengan anak normal. Anak berkebutuhan khusus butuh perhatian yang lebih dari anak normal. Misalnya, kedua orang tuanya memberikan motivasi dan semangat dalam hal penguasaan akademik.

Guru harus berperan dalam hal memberikan pemahaman kepada orang tua tentang penanganan anak berkebutuhan khusus setelah pulang sekolah. Seorang guru harus merangkul orang tua dengan melakukan kerjasama dalam hal peningkatan kemampuan anak berkebutuhan khusus. Minimal seminggu dua kali, orang tua diundang ke sekolah untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dasar penanganan anak kebutuhan khusus di lingkungan keluarga.

Di dalam dunia pendidikan khusus, keterlibatan orang tua sangatlah penting. Perhatian orang tua terhadap anak berkebutuhan khusus menentukan hasil akademiknya. Sedangkan, guru luar biasa hanya membantu proses pembelajaran di sekolah. Peran serta orang tua penting dalam meningkatkan motorik halus, motorik kasar, dan kesulitan dalam belajar baik membaca dan menulis.

Orang tua  harus mampu memberikan pondasi mental terhadap anak berkebutuhan khusus supaya tidak mudah menyerah dalam menghadapi persoalan akademik. Dan orang tua harus memberikan laporan perkembangan anak kepada guru tentang keseharian anaknya. Sehingga guru dapat menyimpulkan langkah selanjutnya kepada orang tua tentang penanganan di lingkungan keluarga.

Kedua orang tua, kakak, adik, sangat berpengaruh pada kecerdasan anak berkebutuhan khusus. Sehingga dengan adanya kerjasama antara keluarga dan guru dapat menciptakan keharmonisan dalam hal pendidikan khusus di lingkungan keluarga.

Tuhan menciptakan makhluk menurut kehendak-Nya. Tidak ada produk Tuhan yang gagal. Adanya anak kebutuhan khusus di dunia ini menunjukkan kuasa-Nya dalam beranekaragaman makhluk-Nya. Ada anak berkebutuhan khusus dan ada anak normal. Masing-masing mempunyai nilai lebih dan sebagai orang tua tidak boleh putus asa ketika anaknya terindikasi sebagai ABK.

Di sinilah peran penting orang tua memberikan perhatian lebih pada anak berkebutuhan khusus. Baik perhatian penanganan emosional, perilaku dan kesulitan belajar pada anak berkebutuhan khusus.

Dengan adanya perhatian lebih pada anak berkebutuhan khusus akan memberikan dampak positif dalam hal perkembangan anak ke depannya. Sehingga anak berkebutuhan khusus dapat mandiri dan tidak menjadi beban keluarga ketika beranjak dewasa. (Tulisan ini dikirim oleh Annafi Al-Muta’ali, S.Pd)