Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 8 November 2017 | 00:02 WIB
  • Inilah Duta Remaja Peduli HIV/AIDS Nasional 2017

  • Oleh
    • Elly Herawati,
    • Humas IPB
Inilah Duta Remaja Peduli HIV/AIDS Nasional 2017
Photo :
Duta Remaja Peduli HIV/AIDS Nasional 2017

VIVA – Masalah penyebaran HIV/AIDS pada remaja belakangan ini cukup mengkhawatirkan. Hal inilah yang melatarbelakangi diadakannya gerakan-gerakan proaktif dalam mencegah penyebaran HIV/AIDS di kalangan remaja. Salah satunya ialah pemilihan Duta Remaja Peduli HIV/AIDS Nasional.

Pemilihan Duta Remaja Peduli HIV/AIDS merupakan suatu ajang yang digagas oleh Yayasan Pelita Ilmu dan Forum Peduli Kesehatan Remaja Indonesia dan diperuntukkan bagi kawula muda berusia 15-23 tahun yang berwawasan luas, peduli, dan proaktif terhadap pencegahan HIV/AIDS.

Heriyanto S, mahasiswa program studi Teknologi dan Manajemen Perkebunan (TMP) Program Diploma Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil menyabet gelar 1st Winner pada ajang bergengsi tersebut. “Alhamdulillah, saya senang dapat meraih juara 1 dan berkontribusi dalam mensosialisasikan mengenai pencegahan HIV/AIDS pada masyarakat,” ujar Heriyanto ketika diwawancarai oleh Humas IPB.

Seleksi yang dilakukan untuk mendapatkan juara sangat ketat. Mulai dari seleksi berkas, penulisan artikel, dan mengampanyekan mengenai kepedulian terhadap HIV/AIDS pada media sosial hingga didapatkan pemenang peringkat 1-3 besar nasional.

Selain itu, mahasiswa yang kini tengah menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Diploma IPB ini juga pernah berpartisipasi dan memenangkan beberapa kejuaraan lainnya. Seperti Duta Institut, semifinalis pada Mojang Jajaka Kota Bogor, finalis Putra Praja Pariwisata Nusantara, 2nd runner up Debat Korsa IPB, 2nd runner up Putra Daerah IPB, dan masih banyak lagi.

Agar dapat memaksimalkan prestasi non akademiknya, pria yang menyukai kegiatan sosial semenjak SMA ini selalu menargetkan untuk mengikuti satu event setiap semester dan memilih waktu libur sebagai waktu untuk mengikuti event-event tersebut. Ia juga telah mempersiapkan bahan dan syarat-syaratnya jauh sebelum event rutin dilaksanakan. Tentunya agar persiapan dapat dilakukan dengan lebih maksimal. (Tulisan ini dikirim oleh EIR/Zul, Humas IPB)