Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 29 November 2017 | 16:38 WIB
  • Mengenal Sosok Dekan FMIPA IPB yang Hobi Membaca dan Memasak

  • Oleh
    • Elly Herawati,
    • Humas IPB
Mengenal Sosok Dekan FMIPA IPB yang Hobi Membaca dan Memasak
Photo :
Sri Nurdiati, Dekan FMIPA IPB

VIVA – Dr. Ir. Sri Nurdiati, M. Sc adalah Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Pertanian Bogor atau FMIPA-IPB. Beliau adalah satu-satunya dekan perempuan yang ada di IPB. Dr. Sri Nurdiati terpilih menjadi Dekan FMIPA pada akhir tahun 2011, dan saat ini merupakan periode kedua beliau menjabat sebagai Dekan FMIPA IPB.

Ibu Sri Nurdiati lulus  program sarjana di Departemen Statistika FMIPA IPB. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan S2 Ilmu Komputer di The University of Western Ontario, Canada. Pendidikan S3 ditempuh di Twente University, The Netherlands, dengan mengambil bidang Matematika Terapan.

“Karena S1 Statistik, S2 Ilmu Komputer, dan S3 Matematika, background saya di bidang ilmu formal namanya. Saat ini pun mata kuliah yang saya ampu yang diambil dari ketiga departemen itu. Seperti Analisis Numerik, Analisis Algoritma, Matematika Komputasi, dan hal-hal yang berbau ketiga keilmuan itu,” ungkap Dr. Sri.

Beliau memutuskan menggunakan kerudung pertama kali ketika sedang studi di Kanada. Menurut pengakuannya, setiap kali hidup di luar negeri justru membuatnya semakin religius. Salah satu hobinya adalah memperdalam ilmu agama.

“Saya hobi membaca. Khususnya materi yang memberi pencerahan dan pemahaman agama yang lebih baik,” ujarnya. Karena hobi tersebut, tidak jarang, Dr. Sri dijadikan tempat bertanya masalah agama oleh teman-temannya. Di Belanda pun, ungkapnya, beliau sering diminta untuk mengisi tausiah dan sampai sekarang selalu dinantikan kedatangannya oleh komunitas pengajian di sana.

Selama menempuh pendidikan S3 di Belanda, berkat kesukaannya pada dunia kuliner, Dr. Sri membuka katering makanan dan berperan sebagai manajer. “Saya melihat ada peluang memadukan demand dan supply di sana. Di satu sisi, ada permintaan dari para mahasiswa yang malas memasak. Dan di sisi lain, ada para istri Phd students yang bisa memasak,” paparnya.

Melalui peluang itulah, ia memulai bisnis katering makanan di Belanda. “Saya menawarkan daftar menu setiap Minggu melalui milis. Pesanan makanan saya batasi sampai Kamis. Kemudian pesanan makanan dibagikan setiap Sabtu,” tambahnya. Keuntungan dari usaha katering ini dikirimkan ke tanah air untuk membiayai ratusan anak asuhnya yang menyebar di berbagai tempat di Indonesia melalui Komite Zakat Infaq Shodaqoh Islamic Network.

Setelah lulus S3, ia berkesempatan menjadi Ketua Departemen Ilmu Komputer IPB selama dua periode. Ia juga pernah menjadi Wakil Pimpinan Komisi A Senat Akademik IPB. Saat ini, selain sebagai dekan, ia juga menjadi Sekjen MIPAnet. Yaitu Asosiasi Dekan FMIPA/FPMIPA/FBIO/FST seluruh Indonesia. Tahun ini ia juga diminta sebagai Wakil Ketua Tim Pendiri LAMSAMA atau Lembaga Akreditasi Mandiri Bidang Sains dan Ilmu Formal.

Sebagai Dekan FMIPA IPB, ia mempunyai tekad bahwa FMIPA IPB harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan IPB dengan berkinerja dan berprestasi lebih baik, di tingkat nasional maupun internasional. Saat ini, FMIPA IPB telah menjadi rujukan dalam Pendidikan berbasis STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) di Indonesia.

FMIPA memiliki Fabrication Lab yang berisi berbagai peralatan canggih, seperti 3D Printer,  3D Scanner, Milling Machine, Vinyl Cutter, Laser Cutter dan peralatan pembuat robot lainnya. Melalui kerjasama dengan Pemerintah Daerah, FMIPA telah ikut meningkatkan kualitas pengajaran bidang MIPA di berbagai tempat di Indonesia.
 
Atas dedikasinya, Sri Nurdiati mendapat penghargaan Satya Lencana Karya Satya atas pengabdian 10 tahun dan 20 tahun dari Presiden Republik Indonesia. Selain itu, ia juga memperoleh penghargaan dari Rektor pada malam Anugrah Tribute to Authors. (Tulisan ini dikirim oleh NIRS/Ris, Humas IPB)