Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 27 September 2017 | 18:22 WIB
  • Jurus Astra Otoparts Jual Suku Cadang hingga Pelosok

  • Oleh
    • Hadi Suprapto,
    • Yunisa Herawati
Jurus Astra Otoparts Jual Suku Cadang hingga Pelosok
Photo :
  • VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi
Pameran Aksesoris dan Suku Cadang Terbesar di JIExpo

VIVA.co.id –  Perusahaan komponen otomotif yang memproduksi dan mendistribusikan suku cadang, Astra Otoparts, punya strategi sendiri dalam menjual suku cadang hingga pelosok Indonesia.

Bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Komisi Sales Indonesia dan Sales Director Astra Otoparts menggelar kompetisi pemasaran bagi siswa sekolah menengah kejuruan.

Kompetisi ini akan diikuti oleh siswa kelas XII Kompetensi Keahlian Pemasaran dalam bentuk kelompok. Setiap kelompok beranggotakan lima orang siswa yang telah mendaftarkan kelompoknya ke website resmi.

"Kami melihat ada link SMK antara pendidikan dan industri. Kami ini butuh man power, banyak sekali lulusan SMK tapi ada gap. Fenomena ini harus diatasi," kata Direktur Pemasaran Astra Otoparts, Yusak Kristian.

Dia menyebut, setidaknya ada tiga kategori produk dari Aspira yang akan dijual para peserta kompetisi yakni ban motor, aki kering dan dua varian suku cadang yaitu kampas rem cakram dan tromol.

"Selama kompetisi berlangsung, peserta diwajibkan melakukan report lewat aplikasi yang kami sediakan dan unggah aktivitas peserta ke media sosial," ujarnya.

Diketahui, kompetisi itu terbagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama dilakukan 1 November-31 Desember 2017 dan tahap kedua 8 Januari-9 Februari dengan kriteria penilaian omzet penjualan, kreativitas, keaktifan pemanfaatan media sosial serta penilaian dari tim panitia.

Tahap ketiga, peserta diminta mengirimkan video presentasi singkat. Yang terbaik akan dipilih mewakili 10 finalis oleh Panitia. "10 finalis melakukan presentasi penjualan produk kepada dewan juri maksimal 15 menit. Juri memberi keputusan langsung dan memberi hadiah dengan total Rp40 juta," kata dia. (ase)