Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 19 November 2017 | 17:45 WIB
  • Insiden Novanto, Toyota Bongkar Fitur Keselamatan Fortuner

  • Oleh
    • Dedy Priatmojo,
    • Yunisa Herawati
Insiden Novanto, Toyota Bongkar Fitur Keselamatan Fortuner
Photo :
  • VIVAnews/ Muhamad Solihin
Launching Grand New Fortuner VNTurbo with Intercooler

VIVA – Mobil di segmen sport utility vehicle atau SUV milik pabrik asal Jepang Toyota yaitu Fortuner sedang ramai diperbincangkan publik. Namun kali ini bukan karena model baru, akan tetapi karena insiden yang menimpa Ketua DPR Setya Novanto.

Pada Kamis 16 November 2017 lalu, Novanto mengalami kecelakaan. Mobil Fortuner yang ditumpanginya menabrakan lampu penerangan jalan di Kawasan Permata Hijau Jakarta Selatan. Anggapan miring terhadap mobil Fortuner juga datang lewat kuasa hukumnya, Fredrich Yunandi.

Repair Service Manager Workshop Department Technical Service Division PT Toyota Astra Motor, Iwan Abdurrahman pun angkat bicara mengenai fitur keselamatan yang ada pada Toyota Fortuner.

Dia mengatakan Toyota memiliki setidaknya dua fitur keselamatan, aktif dan pasif. Keselamatan aktif adalah fitur yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

"Fitur keselamatan jenis ini juga membutuhkan keaktifan pengemudi untuk membuat fitur ini dapat bekerja. Contoh fitur keselamatan yang termasuk kategori ini ialah Anti Lock Braking System," kata Iwan kepada VIVA di Jakarta, Minggu 19 November 2017.

Sementara fitur keselamatan pasif berfungsi untuk mengurangi potensi terluka pada penumpang akibat benturan yang terjadi saat kecelakaan. Fitur ini akan bekerja sendiri saat memang diperlukan. Dia mencontohkan, bila airbag bagian depan akan mengembang jika terjadi tabrakan pada kondisi tertentu.

"Serta seatbelt yang berfungsi menahan gerakan badan penumpang saat terjadi tabrakan. Selain itu, termasuk juga struktur body kendaraan yang dirancang secara khusus untuk menyerap energi benturan agar bagian kabin bisa lebih terlindungi. Semua fitur tersebut terdapat pada Fortuner, termasuk Fortuner yang produksi tahun 2012," ujarnya.

Iwan menjelaskan mobil Toyota dirancang dengan konstruksi body yang mampu menyerap benturan dari depan atau yang disebut crumple zone yang fungsinya untuk meminimalisasi risiko cedera pada pengemudi dan penumpang.

"Pada dasarnya produk Toyota sudah didesain untuk dilindungi dari berbagai arah. Crumple zone terutama terletak di bagian depan yang berfungsi untuk menyerap energi benturan dengan tujuan mengamankan area penumpang atau kabin," tuturnya.

Sementara untuk area samping dan belakang juga memiliki struktur serupa yang disebut energy absorbing mechanism. Karena perbedaan lokasi dan juga desain, maka fungsinya juga turut berbeda.

"Misalnya saja seperti penyerapan dari arah samping tidak akan sebanyak yang berasal dari arah depan. Hal ini karena area pintu tidak mungkin dibuat sekompleks ruang mesin, karena terkait dengan lebar pintu," kata dia.