Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 9 Agustus 2017 | 09:55 WIB
  • Susahnya Menenggelamkan Pamor Avanza-Xenia

  • Oleh
    • Rendra Saputra
Susahnya Menenggelamkan Pamor Avanza-Xenia
Photo :
  • Dok. TAM
Toyota Avanza di pegunungan Jawa Tengah

VIVA.co.id – Ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show, 10-20 Agustus 2017, di Indonesia Convention Exibhition BSD City, Tangerang, Banten, bakal menjadi pembuktian sejumlah agen pemegang merek otomotif untuk menampilkan produk-produk dan teknologi terbarunya.

Gelaran mobil tahunan termegah di Indonesia ini bakal semakin seru dan panas dengan kehadiran para pemain baru yang diusung oleh para prinsipal melalui para APM di Indonesia. Mereka akan berupaya mencuri ceruk pasar yang tersisa maupun yang sudah digenggam para pesaingnya.

Upaya memenangkan sudah menjadi kata mati. "Perang" produk baru dengan segala fitur adalah jalan terbaik untuk bisa menggeser para pesaing di pasar. Semua APM berusaha membawa jagoannya ke pasar untuk bermain di semua kelas dan model, termasuk para pemain di kelas low multy purpose vehicle (low MVP), yang selama ini dikenal paling laris dan paling keras persaingannya.

Menurut data volume penjualan jenis low MPV, mencapai 310 ribuan unit atau sekira 41,2 persen dari total pangsa pasar otomotif nasional yang ada. Kendaraan yang bermain di level harga Rp150 – 200 juta ini dipoles sedemikian rupa agar terus memikat konsumen. 

Banyak APM punya jenis low MPV yang ditempatkan sebagai "striker" penjualan. Sebut saja Toyota dengan Avanza, Daihatsu dengan Xenia, Suzuki dengan Ertiga, Honda dengan Mobilio, dan Nissan dengan Livina.

Tak cuma itu saja, Mitsubishi juga mulai fokus pada segmen tersebut, jika dahulu menawarkan Maven kini mulai hadirkan model baru bernama Xpander. Satu lagi, hadirnya jenama asal negeri tirai bambu, Wuling. Pabrikan mobil China ini bukan hanya sekadar impor kendaraan low MPV dalam keadaan utuh atau semi utuh, tetapi juga memproduksi di dalam negeri. Rp9,3 triliunan digelontorkan untuk mendirikan pabriknya di Karawang, Jawa Barat.

Selanjutnya... Masih di Atas