Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 23 Agustus 2017 | 16:42 WIB
  • Alasan Banyak Pemilik Mobil Mewah Pilih Tunggak Pajak

  • Oleh
    • Rendra Saputra,
    • Yunisa Herawati
Alasan Banyak Pemilik Mobil Mewah Pilih Tunggak Pajak
Photo :
  • Dok. FOCI
Komunitas pecinta Ferrari menguji Sirkuit JalananBSD City, Serpong.

VIVA.co.id – Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta saat ini sedang aktif menyambangi kediaman penunggak pajak kendaraan mewah. Diketahui ada sekitar 1.700 mobil mewah yang menunggak pajak. Banyak pihak yang mempertanyakan apa alasan para pemilik kendaraan mewah sampai menunggak pajak. Padahal para pemilik berasal dari kalangan elite hingga konglomerat. Lantas apa alasannya?

Bendahara Ferrari Owner Club Indonesia, Jos Parengkuan mengatakan, para pemilik mobil mewah terkendala dengan waktu kesibukannya. Sehingga kebanyakan dari mereka sampai menunggak pajak. "Kalau saya lihat, pemilik kendaraan mobil mewah karena kesibukannya, mereka sering bepergian ke luar negeri. Jadi sering kelewat," kata Jos Parengkuan di Kantor BPRD DKI, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Rabu 23 Agustus 2017.

Tak hanya waktu kesibukan, yang jadi masalah pemilik kendaraan mewah menunggak pajak adalah masalah balik nama. Jadi ketika pemilik menjual kepada orang lain mobil mewahnya tak dilakukan balik nama. "Jadi mobilnya sudah dijual beberapa tahun lalu tapi masih terdaftar atas nama orang ini karena belum di balik nama oleh pemilik baru. Jadi datanya kurang update juga," ujarnya.

Lebih jauh dia meminta pada diler untuk membantu para pemilik yang hendak menjual mobil mewahnya kepada orang lain. Agar masalah tunggakan pajak ini bisa dihindari.

"Masalahnya kadang kita jual mobil melalui dealer. Kita enggak tahu siapa yang beli. Jadi yang harus ngurusnya siapa, kemungkinan dalam hal seperti itu dealer mobilnya kali ya yang harus ambil inisiatif atas permintaan penjual," kata dia.